<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Ketua DPRD Sumut Tandatangani Rekomendasi Penolakan Protap</title>
	<atom:link href="http://beritasore.com/2007/05/09/ketua-dprd-sumut-tandatangani-rekomendasi-penolakan-protap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beritasore.com/2007/05/09/ketua-dprd-sumut-tandatangani-rekomendasi-penolakan-protap/</link>
	<description>Semua Berita Layak Online</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Jun 2010 06:36:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.4</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Sormin</title>
		<link>http://beritasore.com/2007/05/09/ketua-dprd-sumut-tandatangani-rekomendasi-penolakan-protap/comment-page-1/#comment-3</link>
		<dc:creator>Sormin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 May 2007 08:13:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/2007/05/09/ketua-dprd-sumut-tandatangani-rekomendasi-penolakan-protap/#comment-3</guid>
		<description>Biarlah Penolakan ProTap ini menjadi ajang memberikan Pendapat terhadap Proses ProTap, namun satu hal yang perlu di ingat sebagai Masyarakat yang mengerti akan demokrasi... Apapun yang menjadi keputusan DPR RI nantinya harus didukung baik yang Pro maupun yang Kontra. karena hanya dengan menerima segala keputusan masyarakat akan dapat langsung menilai bagaimana pola perilaku Masyarakat Tapanuli dan Sekitarnya.
Hendaknya proses Pembentukan Protap ini jangan dibenturkan dengan SARA yang telah terjalin begitu baik di Tapanuli walaupun banyak Masyarakat yang sangat Melarat dan miskin yang tinggal di Daerah Tapanuli, Nias dan sekitarnya...

Berbeda Pendapat adalah bahagian dari Pola Berpikir menuju perbaikan bukan menjadi sebaliknya...
Kalaupun ada yang membawa simbol-simbol keagamaan yang dibawa dalam Proses Mendukung atau Penolakan dalam Proses Pembentukan Protap... biarlah itu menjadi Salah satu bukti kepedulian terhadap masyarakat secara menyeluruh bukan secara golongan/Kelompok/Partai atau bentuk lainnya.

Akhir kata perlu kita ingat, Apapun yang menjadi Keputusan DPR/MPR RI dan Pemerintah RI nantinya hendaknya menghormatinya dan menerima apa adanya keputusan tersebut tanpa harus membuat gejolak-gejolak yang mengarah semakin menderitanya Masyarakat. Begitupula bagi pihak-pihak yang terlibat langsung baik yang mengajukan Pemekaran maupun bagi Panitia yang menolak hendaknya hasil apapun nantinya yang akan terjadi biarlah itu menjadi Keberhasilan seluruh Masyarakat Tapanuli dan Sekitarnya..  bukan karena Perorangan/Kelompok/Golongan/Partai atau bentuk organisasi lainnya.

Masyarakat Tapanuli atau Batak terkenal dengan pola pendidikannya maka kiranya dalam penerimaan Keputusan akhirpun nantinya hendaknya diterima secara Berpendidikan pula.

Seperti kata Pepatah:
Aek Sarulla di Huluna, na marmuara di ujungna, Sai horas ma Perjuanganna di ngoluna baik na mendukung sanga na menolak di ProTap.

Horas.....horas...horassssssssssss.................</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Biarlah Penolakan ProTap ini menjadi ajang memberikan Pendapat terhadap Proses ProTap, namun satu hal yang perlu di ingat sebagai Masyarakat yang mengerti akan demokrasi&#8230; Apapun yang menjadi keputusan DPR RI nantinya harus didukung baik yang Pro maupun yang Kontra. karena hanya dengan menerima segala keputusan masyarakat akan dapat langsung menilai bagaimana pola perilaku Masyarakat Tapanuli dan Sekitarnya.<br />
Hendaknya proses Pembentukan Protap ini jangan dibenturkan dengan SARA yang telah terjalin begitu baik di Tapanuli walaupun banyak Masyarakat yang sangat Melarat dan miskin yang tinggal di Daerah Tapanuli, Nias dan sekitarnya&#8230;</p>
<p>Berbeda Pendapat adalah bahagian dari Pola Berpikir menuju perbaikan bukan menjadi sebaliknya&#8230;<br />
Kalaupun ada yang membawa simbol-simbol keagamaan yang dibawa dalam Proses Mendukung atau Penolakan dalam Proses Pembentukan Protap&#8230; biarlah itu menjadi Salah satu bukti kepedulian terhadap masyarakat secara menyeluruh bukan secara golongan/Kelompok/Partai atau bentuk lainnya.</p>
<p>Akhir kata perlu kita ingat, Apapun yang menjadi Keputusan DPR/MPR RI dan Pemerintah RI nantinya hendaknya menghormatinya dan menerima apa adanya keputusan tersebut tanpa harus membuat gejolak-gejolak yang mengarah semakin menderitanya Masyarakat. Begitupula bagi pihak-pihak yang terlibat langsung baik yang mengajukan Pemekaran maupun bagi Panitia yang menolak hendaknya hasil apapun nantinya yang akan terjadi biarlah itu menjadi Keberhasilan seluruh Masyarakat Tapanuli dan Sekitarnya..  bukan karena Perorangan/Kelompok/Golongan/Partai atau bentuk organisasi lainnya.</p>
<p>Masyarakat Tapanuli atau Batak terkenal dengan pola pendidikannya maka kiranya dalam penerimaan Keputusan akhirpun nantinya hendaknya diterima secara Berpendidikan pula.</p>
<p>Seperti kata Pepatah:<br />
Aek Sarulla di Huluna, na marmuara di ujungna, Sai horas ma Perjuanganna di ngoluna baik na mendukung sanga na menolak di ProTap.</p>
<p>Horas&#8230;..horas&#8230;horassssssssssss&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
