TKW Asal Cianjur Pulang Dalam Peti Mati

Cianjur ( Berita ) : Elis (32), warga Kampung Cibadak Desa Pasir Jambu Kecamatan Tanggeung Cianjur yang pergi menjadi TKW  di Arab Saudi untuk membantu ekonomi keluarga yang morat-marit, berakhir dengan tragis karena pulang sudah dalam peti mati, sehingga pihak keluarga syok.

“Dia sudah dua kali berangkat, namun keberangkatan yang ketiga ini ia pindah majikan. Sejak berangkat kami tidak pernah mendapatkan kabar, kata Eman (45) salah seorang kakak Elis kepada Wartawan, Selasa (5/06), di Cianjur.

Menurut Eman, jasad Elis sampai di Jakarta pekan lalu, tapi baru  Senin (4/6) diterima pihak keluarga dan langsung dikebumikan.

Keterangan yang berhasil dihimpun kantor berita Antara, Selasa (5/06), jasad Elis sempat tertahan selama satu minggu di Kantor PJTKI yang memberangkatnya ke Arab Saudi sebagai TKW.

Eman mengatakan, alasan tertundanya pengiriman jasad Elis ke pihak keluarga karena pihak PJTKI mengaku kesulitan menghubungi pihak keluarga di Cianjur. “Kami mengambil sendiri jasadnya ke Jakarta,” ucap Eman dengan nada suara kesal bercampur sedih.

Lebih menyedihkan bagi pihak keluarga, kata Eman, pihak PJTKI hanya menyerahkan uang sebesar 1 juta rupiah, tanpa menjelaskan gaji Elis selama satu tahun yang belum dibayar, terlebih pihak keluarga semakin terpukul ketika peti mati dibuka, sekujur tubuh Elis terlihat lebam, diduga akibat siksaan.

“Harapan kami selain arwah Elis tenang di sisi sang pencipta, kasus tewasnya Elis dapat terungkap. Kami akan menempuh jalur hukum guna mendapatkan kebenaran,” tandas Eman.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Hj Dede Saryamah SH mendesak pemerintah dan pihak PJTKI tidak membiarkan kasus tewasnya Elis di luar negeri.

“Sebagai bangsa kita sangat malu bila ada WNI yang meninggal di luar negeri kita tidak bereaksi dan membiarkannya begitu saja, terlebih kasus tewasnya Elis sangat mencurigakan,” kata Dede.

Dikatakan, kasus TKW asal Cianjur di luar negeri sudah sering terjadi tapi pihak yang paling bertanggungjawab dalam soal ini seperti PJTKI terkesan hanya mengejar keuntungan semata.

“Pemkab Cianjur perlu segera menertibkan PJTKI yang selama ini melakukan pembiaran terhadap nasib TKI dan TKW bermasalah,” ucapnya. (ant)

You must be logged in to post a comment Login