Melly Gea dan Suaminya Willy Dwi Andrianto memberikan keterangan di aula Pemko Binjai, Selasa ( 21/08 ), Waspada/Riswan Rika
BINJAI ( Berita ): Heboh kasus pelecehan seksual yang sempat diproses di Mabes Polri yang melibatkan Walikota Binjai, Selasa sore
Tokoh utama kasus itu Melly Gea ,17, sore itu tiba-tiba hadir bersama suaminya Willy Dwi Andrianto didampingi kedua orang tuanya Yusuf Gea dan Rini di aula Pemko Binjai. Kehadiran Melly Gea yang dikenal dengan inisial MG disambut wartawan yang baru selesai menghadiri dialog interaktif dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tarman Azam.
Tanpa basa-basi, wartawan langsung mencecar pertanyaan kepada Melly Gea yang masih mengendong putranya yang baru berusia dua bulan. Di depan puluhan wartawan Melly menangis dan dengan terbata-bata, dia mengemukakan, kedatangannya ke Binjai dari Bandung untuk menemui Ali Umri guna meminta maaf.
Namun pertemuan Melly dengan Ali Umri terlambat sebab Walikota Binjai itu mengantarkan Ketua PWI Pusat ke Medan yang akan berangkat ke Jakarta .
Melly dengan jujur mengaku,kasus tuduhan pelecehan seksual terhadap Ali Umri yang Walikota Binjai dan Ketua Partai Golkar Sumut sebenarnya tidak benar dan hanya direkayasa beberapa oknum. Melly kemudian menyebut beberapa nama yang mengiming-iminginya uang Rp 2 miliar.
”Kalau nama AU dilibatkan, masa depan dijamin mereka cerah,” ujar Melli menirukan ajakan oknum-oknum itu dan membuat pengaduan ke Mabes Polri. Dana Rp2 miliar itu, menurut Melly Gea di Binjai ada ditandatanganinya dengan perjanjian 60 persen untuk Melly dan 40 persen untuk pengacaranya.
Kini kuasa kepada pengacaranya sudah dicabut sedangkan pencabutan perkara di Mabes Polri akan dilakukan waktu dekat. Pencabutan perkara bakal menyusul karena itu memerlukan proses, sambung orang tuanya Yusuf Gea.
Melly yang baru tiba dari Bandung Selasa (21/8) mengakui permohonan maaf kepada Ali Umri adalah dengan kesadaran sendiri tanpa ada paksaan dari pihak lain. “Tidak ada ancaman, teror atau disuruh, permohonan maaf kepada AU (selama dalam pembicaraan Melly selalu menyebut panggilan Bapak AU) berkat kesadaran sendiri,” ujar Melly Gea yang tetap memakai kacamata dan berbaju krem.
Begitupun Mellly mengaku proses hukum terhadap tertuduh lain tetap dilaksanakan. Ketika ditanya soal kehadirannya ketika pemeriksaan lapangan di Binjai, Melly mengakui hadir dan saat itu bersama suaminya.
Namun Melly secara tegas membantah tentang pemberitaan di media massa. Melly tegas-tegas mengatakan tak pernah memberi keterangan kepada wartawan. Melly kemudian menyatakan, dirinya hanya berbicara kepada kepada wartawan saat dia di Jakarta sebelum ke Binjai dan kemudian saat berada di Binjai, Selasa (21/8).
Melly pada kesempatan akhir pembicaraan juga kembali menyatakan permohonan maaf kepada AU. Dan permintaan maaf itu sengaja ia datang dari Bandung yang merupakan tempat tinggalnya saat ini setelah ia tinggal di Jalan Jenderal Sudirman Binjai.
Sementara kedua orang tuanya juga sangat berharap dengan permohonan maaf putrinya, kasus ini selesai sehingga AU tidak lagi menjadi objek berita dengan tuduhan pelecehan seks, seperti yang terjadi selama ini.”Mudah-Mudahan, Bapak AU menerima maaf anak saya,” demikian Yusuf Gea. (WSP/a03)
You must be logged in to post a comment Login