Kunjungan PM Czhechnya Ke AS Bahas Radar Anti-Rudal

Praha ( Berita ) :  Perdana Menteri Chechnya, Mirek Topolanek, Selasa akan memulai kunjungan resmi dua hari ke Amerika Serikat untuk melakukan perundingan-perundingan mengenai pembangunan radar anti-rudal di wilayah Czechnya sebagai agenda terpenting.

Radar tersebut, yang bersama dengan 10 penangkap pemunculan rudal itu tampaknya akan dipusatkan di Polandia tetangganya, dimaksudkan untuk melindungi AS dan para sekutunya dari serangan apa yang mereka namakan ‘negara-negara jahat’ seperti Iran, dan akan dibahas pada saat Topolanek bertemu dengan Presiden AS George W. Bush, Rabu.

Kunjungan Topolanek ke Washington pada awalnya memicu spekulasi bahwa perjanjian-perjanjian tersebut akan ditandatangani, namun para pejabat mengatakan, bahwa perundingan-perundingan mengenai penempatan radar AS itu masih terus berlanjut.

“Kami tak bisa mengharapkan sesuatu keputusan kejutan atau dokumen-dokumen yang mennyenangkan,” kata jurubicara kementerian pertahanan Czechnya, Andrej Cirtek, kepada AFP.

“Perundingan-perundingan mengenai suatu perjanjian bilateral masih terus berjalan dan akan  dilanjutkan pada kunjungan mendatang,” ujarnya.

Topolanek mengatakan, pada Januari lalu, perjanjian-perjanjian diplomatik dan militer mencakup instalasi fasilitas AS akan disampaikan kepada anggota parlemen April, menyusul pertemuan puncak NATO di Bucharest.

Dalam putaran terakhir perundingan-perundingan bilateral di Praha 7 Februari, masing-masing pihak mengatakan perundingan mengalami kemajuan, terutama berkaitan dengan formula bagi sistem anti-rudal ke bentuk bagian dari sistem pertahanan NATO yang diperluas. Namun tidak ditetapkan target yang mengikat dalam perundingan-perundingan itu.

Para pemimpin NATO tidak memberikan izin bagi sekutu untuk memberikan gagasan bagi pengembangan sistem pertahanan demikian.

Sementara itu, Polandia dipaksa membantah laporan-laporan pekan lalu bahwa perundingan-perundingan semacam, termasuk mengajukan tuntutan-tuntutan terhadap jaminan pertahanan dari Washington, mengalami jalan buntu.

Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski sejak awal bulan ini telah  mengecilkan perkiraan-perkiraan bahwa Perdana Menteri Polandia Donald Tusk akan menandatangani kesepakatan sebagai tuanrumah radar pencegat roket-roket tersebut, ketika dia berkunjung ke Washington 10 Maret. 

Washington juga masih terus melanjutkan perundingan-perundingan dengan Rusia, yang bertujuan untuk meredakan sikap penentangannya terhadap penempatan perisau rudal pertahanan tersebut, yang menurut Moskow itu ditujukan kepadanya.

Topolanek, yang kunjungannya akan didampingi Menteri Pertahanan Vlasta Parkanova dan Menteri Dalam Negeri Ivan Langer, diperkirakan akan menandatangani memorandum penghapusan syarat-syarat bagi warga Czechnya untuk mendapatkan visa kunjungan ke AS. ( ant/afp )

You must be logged in to post a comment Login