Presiden Dan Parlemen Rumania Bicarakan Hubungan Antar Peradaban

Jakarta ( Berita ) :  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah perwakilan parlemen Rumania melakukan tukar pikiran mengenai hubungan harmonis antar agama, antar budaya dan antar peradaban serta persoalan Kosovo.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda di Kantor Kepresidenan Jakarta, Senin [31/03] , seusai mendampingi Presiden Yudhoyono bertemu dengan delegasi parlemen Rumania tersebut. “Kami tidak membicarakan kasus tertentu, tapi ada tukar pikiran global seperti masalah hubungan harmonis antar agama, antar peradaban, antar budaya dan juga sedikit masalah Kosovo,” kata Hassan saat ditanya apakah pertemuan itu menyinggung mengenai kasus film Fitna yang menyinggung umat Islam.

Terkait kasus Kosovo, Menlu mengatakan, Indonesia dan Rumania sama-sama menyarankan dialog dan negosiasi untuk penyelesaian kasus Kosovo. “Seperti yang kita sarankan tahun lalu, masalah Kosovo itu bisa  didapatkan atau dicari solusinya dalam rangka Uni Eropa karena  masing-masing negara termasuk Serbia berkeinginan menjadi anggota UE,” katanya.

Namun, lanjut Menlu, kunjungan parlemen Rumania itu lebih pada upaya memajukan hubungan antar parlemen. “Dari pertemuan dengan presiden, sangat jelas keinginan dari Rumania untuk memajukan hubungan di segala bidang dengan Indonesia,” katanya.

Menurut Menlu, Rumania juga menyatakan kesediaan untuk menjadi promotor Indonesia di Uni Eropa. “Oleh karena hubungan persahabatan kita dengan Rumania sudah  berlangsung lama, maka ketika sekarang Rumania menjadi anggota UE mereka tidak ingin lupa pada sahabat lama,” katanya.

Dikatakan Hassan, nilai perdagangan antar kedua negara saat ini masih kecil yaitu sekitar 95 juta dolar AS, sehingga terbuka peluang untuk ditingkatkan.

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang satu jam itu, Presiden Yudhoyono didampingi oleh Menlu, Seskab Sudi Silalahi dan Mensesneg Hatta Rajasa.

Anggota parlemen Rumania yang diterima Presiden antara lain ketua parlemen/ketua delegasi Bogdan Olteanu, wakil ketua parlemen Valer Dorneau, dubes Rumania untuk Indonesia Gheorghe Valcu, anggota delegasi Radu Rusanu, Gelil Eserghep, Kelemen Hunor, Miron Ignat dan Titu Nicolae Gheorghiof. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login