Pemerintah Belum Bayar Utang Rp17 M Kepada RS Pirngadi

MEDAN ( Berita ) : Utang pemerintah yang kini men-capai Rp 17 miliar terhadap RSU DR Pirngadi Medan hingga kini belum juga terealisasikan.

Kepala Instalasi Informasi dan Unit Pengaduan Masyarakat RS Pirngadi Medan, Indah Kemala Hasibuan saat ditemui di kantornya, Senin (21/04) pagi mengatakan tidak ada dana talangan dari Pemerintah untuk membayar utang sebanyak Rp 17 miliar kepada RSU Dr Pirngadi Medan.

Dikatakan Indah, dana yang telah dikeluarkan sebanyak Rp 4,5 milyar merupakan pembayaran untuk  Januari dan Februari 2008. Meskipun pihak pemerintah belum membayar utang kepada RSU DR Pirngadi Medan, hingga kini pihak rumah sakit masih tetap menerima pasien Askeskin.        

Sebelumnya, pihak RSU Dr Pirngadi Medan pada pertemuan dengan Komisi VIIII DPR-RI telah mengungkapkan, apabila sampai Mei 2008 pemerintah belum juga membayar hutang tersebut maka akan terjadi pemutusan terhadap hal-hal yang diperlukan pasien seperti air PDAM, oksigen, dan obat-obatan.

Selain itu, pemerintah juga telah menganggarkan biaya Rumah Sakit untuk masyarakat yang kurang mampu berkisar Rp 4,6 triliun. Dan hal ini harus benar-benar dipergunakan untuk sebaik-baiknya. Karena ini demi kepentingan beribu-ribu masyarakat yang ada di Indonesia.

Hutang pemerintah telah mencapai Rp 17 Milyar. Namun hutang tersebut, lanjut Indah, pihak rumah sakit masih mampu menutupi hal-hal yang dianggap menjadi kepentingan pasien seperti air pam, oksigen dan obat-obatan.

’Jadi tidak ada dana talangan dari pemerintah. RSU DR Pirngadi Medan masih dapat menutupi biaya yang menjadi kebutuhan pasien. Kita akan melakukan yang terbaik untuk pasien Askeskin, dan hingga sekarang kita masih tetap menerima pasien yang tidak mampu,’ ungkap Indah.(yen).

 

You must be logged in to post a comment Login