Pontianak ( Berita ) : Berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Kalimantan Barat (PRKB) berunjuk rasa menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak dan di depan gedung DPRD Kalbar, Jalan Ahmad Yani Pontianak.
“Apapun bentuknya, kami menolak rencana kenaikan harga BBM, karena akan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan lain-lainnya,” kata Koordinator Lapangan PRKB Puryadi Hartono, saat berorasi dalam aksi bersama buruh di teras depan gedung DPRD Kalbar, di Pontianak, Senin [05/05] .
Ia mengatakan, dampak kenaikan harga BBM tidak hanya pada kebutuhan pokok, melainkan berbagai kebutuhan hidup sehari-hari, misalnya biaya pendidikan, pelayanan kesehatan dan lain-lain. “Sekarang saja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sudah susah, apalagi kalau BBM naik,” ujarnya.
Ia mengaku tidak habis pikir seandainya pemerintah nantinya memutuskan menaikkan harga BBM, sementara upah buruh di Provinsi Kalbar saat ini hanya Rp645.000 per bulan untuk memenuhi semua kebutuhan hidup baik sandang maupun pangan yang harganya “selangit”.
Di tempat terpisah, Wakil Ketua Fraksi PKS Kota Pontianak, Andri Zulfikar mengingatkan pemerintah jangan terburu-buru mengambil keputusan untuk menaikkan harga BBM mengingat sebagian besar masyarakat masih hidup serba susah.
“Kita berharap, pemerintah tidak buru-buru memutuskan akan menaikkan harga BBM, yang saat ini saja sudah cukup tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah sebaiknya mencari alternatif lain selain menaikkan harga BBM, misalnya melakukan penghematan di sektor lain, serta subsidi silang guna menutup subsidi BBM akibat kenaikan harga minyak dunia.
Sebelumnya, dalam pidato pada tasyakuran Milad ke-10 PKS, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan meski APBN 2008 mengalami pukulan berat karena bengkaknya subsidi BBM, namun menaikan harga BBM adalah solusi terakhir. “Sejak awal kita katakan harus cari solusi terakhir dan tidak terlalu cepat menaikan harga BBM. Menaikan harga BBM adalah cara terakhir apabila tidak ada cara lain,” tutur Presiden. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login