BRR Akan Serahkan Rp 500 Miliar Aset Rekonstruksi Nias

Medan ( Berita ) :  Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)-Nias bersama delapan lembaga donor akan menyerahkan lagi aset rekonstruksi Nias bernilai total Rp 500,367 miliar kepada Pemkab Nias dan Pemkab Nias Selatan, Pemprov Sumatera Utara dan empat instansi vertikal pemerintah pusat.

Kepala BRR Perwakilan Nias, Wiiliam P.Sabandar, dalam siaran persnya di Medan, Senin [12/05] , menyebutkan, aset rekonstruksi Nias tersebut akan diserahkan dalam sebuah acara yang dijadualkan akan dilangsungkan di Gunung Sitoli, Nias, Jumat (16/5) pekan ini. “Seluruh aset itu siap difungsikan dan merupakan bagian dari komitmen rehabilitasi dan rekonstruksi di Nias pasca bencana gempa bumi yang melanda Kepulauan Nias tiga tahun silam,” katanya.

Aset-aset yang bakal diserahkan tersebut bersumber dari dana on-budget (APBN) dan off-budget (non APBN) yang dilaksanakan BRR Perwakilan Nias maupun partner BRR yang terdiri atas United Nations Development Program (UNDP), International Labour Organisation (ILO), United Nations Childrens Fund (Unicef), World Vision Indonesia (WVI), The Johanniter, Mercy Malaysia dan Hallcrow. “Kerjasama dan fasilitasi yang dilakukan BRR dalam proses rekonstruksi Nias bersama 25 negara donor dan lebih dari 80 lembaga internasioal dan nasional selama hampir tiga tahun masa rekonstruksi telah membawa hasil nyata memulihkan penderitaan pasca bencana maupun meletakan landasan pembangunan yang lebih baik di Nias dan Nias Selatan,” ujarnya.

Dalam rangka mendorong komitmen jangka panjang untuk pembangunan berkelanjutan, pada kesempatan penyerahan aset tersebut BRR Perwakilan Nias juga mengajak wakil negara-negara donor dan lembaga-lembaga internasional untuk secara langsung melihat kemajuan rehabilitasi dan rekonstruksi di Nias dan Nias Selatan.

Menurut dia, penyerahan aset kali ini merupakan yang ketiga yang merupakan rangkaian dari kegiatan pertemuan stakeholder rekonstruksi Nias (NISM) keempat di Medan-Sumatra Utara yang dilaksanakan sehari sebelumnya (Kamis,15/5).  “Jika nilai aset penyerahan yang ketiga ini digabung dengan penyerahan aset oleh BRR pada dua periode sebelumnya, maka total aset yang siap digunakan mencapai sekitar Rp1 triliun. Total nilai aset ini belum termasuk bantuan sosial rehabilitasi dan rekonstruksi yang langsung diberikan kepada masyarakat, seperti bantuan perumahan penduduk, rumah peribadatan, bantuan perekonomian, kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Dua menteri direncanakan menghadiri acara penyerahan tersebut, yakni Menteri Dalam Negeri Mardiyanto dan Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu.Keduanya akan menyerahkan bangunan Kantor Bupati Nias dan Pasar Modern Ya’ahowu kepada Pemkab Nias. “Upacara serah terima aset tersebut langsung akan dipimpin Kepala BRR NAD-Nias, Kuntoro Mangkusubroto,” demikian William.

 

Pasar Modern Ya’ahowu

Pembangunan Pasar Modern Ya’ahowu, salah satu aset yang akan diserahkan BRR NAD-Nias kepada Pemerintah Kabupaten Nias,Sumatera Utara,Jumat (16/5), kini telah rampung dan siap untuk digunakan sebagai penunjang aktivitas perdagangan masyarakat setempat.

BRR Perwakilan Nias dalam siaran pers di Medan, Senin  , menyebutkan, bangunan Pasar Modern Ya’ahowu yang terletak di tengah Kota Gunungsitoli itu merupakan bekas reruntuhan pusat pertokoan ketika bencana gempa bumi melanda daerah itu pada 28 Maret 2005.

“Bangunan bernilai lebih dari Rp20 miliar itu telah selesai dikerjakan BRR dan akan diserahkan pengelolaannya kepada Pemkab Nias,” ujar Kepala BRR Perwakilan Nias, William P. Sabandar.

Pasar Modern Ya’ahowu merupakan bagian dari aset bernilai total Rp500,367 miliar yang akan diserahkan BRR NAD-Nias bersama delapan lembaga donor kepada Pemkab Nias dan Pemkab Nias Selatan, Pemprov Sumut dan empat instansi vertikal pemerintah pusat, pekan ini.

Aset senilai lebih dari Rp500 miliar tersebut dikerjakan BRR Perwakilan Nias bersama delapan partnernya yang terdiri atas United Nations Development Program (UNDP), International Labour Organisation (ILO), United Nations Children’s Fund (Unicef), World Vision Indonesia (WVI), The Johanniter, Mercy Malaysia dan Hallcrow.

Pasar Modern Ya’ahowu yang lebih mirip mall itu diharapkan menjadi pusat perdagangan yang dapat menopang berkembangnya perekonomian di Kabupaten Nias.

Secara keseluruhan Pemkab Nias akan menerima aset senilai Rp300,338 miliar yang tersebar pada delapan sektor, yaitu sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, kelembagaan, jalan kabupaten, irigasi, drainase dan perkuatan sungai.

Selain dikerjakan BRR Nias, aset-aset tersebut merupakan hasil karya dari World Vision Indonesia (WVI) pada 17 proyek sektor pendidikan dengan nilai total aset sekitar Rp23,6 miliar. Pada sektor yang sama Unicef menyumbangkan empat proyek dengan nilai aset sekitar Rp10,3 miliar dan The Johanntter satu proyek senilai Rp2 miliar.

Mercy Malaysia dan suatu unit trust fund yang mengelola dari donor khusus bentukan BRR NAD-Nias, yaitu Reconstruction Aceh Nias Trust Fund (RANTF), masing-masing menyumbangkan aset sekitar Rp13 miliar.

UNDP menyumbang pada sektor kelembagaan dengan nilai aset sekitar Rp1,2 miliar, ILO pada sektor jalan kabupaten dengan nilai aset sekitar Rp3,4 miliar dan Hallcrow pada sektor irigasi dengan nilai aset sekitar Rp5,3 miliar.

Pemkab Nias Selatan pada kesempatan yang sama menerima aset senilai Rp23,536 miliar yang terdiri atas tujuh sektor, yaitu sosial budaya, pendidikan, kesehatan, ekonomi, kelembagaan, jalan kabupaten dan irigasi.

Selain BRR, terdapat dua lembaga yang turut mengerjakan aset-aset tersebut, yaitu ILO untuk jalan kabupaten dengan nilai aset sekitar Rp3,1 miliar dan UNDP untuk sektor kelembagaan dengan nilai aset sekitar Rp1,2 miliar.

Pemprov Sumut juga akan menerima aset senilai Rp89,035 miliar yang semuanya bersumber dari dana on-budget yang dikerjakan BRR, terdiri atas tiga sektor yaitu jalan provinsi, irigasi dan perkuatan sungai.

Beberapa instansi vertikal pemerintah pusat juga menerima penyerahan aset rekonstruksi. Seluruh aset berasal dari dana on-Budget yang dilaksanakan BRR senilai Rp87,457 miliar.

Departemen Perhubungan Laut dan Udara menerima aset bernilai Rp70,7 miliar, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) dengan nilai aset sekitar Rp4,3 miliar, Departemen Pekerjaan Umum sekitar Rp9 miliar dan PT Pos Indonesia sekitar Rp3,2 miliar.

Kepala BRR Perwakilan Nias William P.Sabandar menyatakan penyerahan asset bersama berbagai negara/lembaga donor tersebut masih akan terus berlanjut di masa datang.Ia berharap pada saat berakhirnya mandat BRR pada April 2009, seluruh aset rekonstruksi Nias seluruhnya telah diserahterimakan.  ( ant )

You must be logged in to post a comment Login