79 Daerah Penghasil Migas Ikut Rakornis Di Manado

Manado ( Berita ) :  Sebanyak 79 kota, kabupaten maupun provinsi penghasil minyak dan gas (Migas) di Indonesia mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Daerah Penghasil Migas, di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada 26 Juni 2008.

Direktur Eksekutif Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas, Muliana Sukardi , Rabu [25/06] di Manado mengatakan, Rakornis itu antara lain membicarakan tentang bagaimana peranan daerah dalam meningkatkan industri minyak dan gas bumi. “Sebab dengan adanya otonomi daerah, membuat daerah memiliki peranan penting dalam memberikan kontribusi untuk meningkatkan industri migas,” katanya.

Dia mengatakan, kontribusi tersebut bukan saja hanya meningkatkan produksinya, tetapi juga daerah dapat memberikan andil dalam pengelolannya potensi yang dimiliki itu melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki, sehingga dapat memberikan nilai tambah.

Telah banyak daerah memberikan respon positif dalam pemanfaatan potensi Migas tersebut dengan memiliki BUMD untuk mengelolanya.

BUMD juga dituntut profesionalisme dalam melakukan pengelolaan potensi agar dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah itu.

“Memang dibandingkan dengan perusahaan asing dalam pengelolaan migas tersebut BUMD belum dapat berbicara banyak, namun harus dilakukan secara bertahap melalui pembelajaran secara berkesinambungan. Melalui langkah ini dalam waktu singkat BUMD itu diharapkan dapat menjadi unggulan daerah,” katanya didampingi Hubmas Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas, Jose Rizal Danoes.

Ia mengatakan, ada beberapa kendala yang dihadapi BUMD untuk dalam menangani migas tersebut di antaranya terkait dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang masih terbatas dan belum profesional serta keterbatasan modal.

Melalui pertemuan seperti ini akan memperoleh solusi dalam upaya  meningkatkan SDM dari tingkat hulu hingga hilir, melalui peningkatan pengetahuan tentang migas.  ( ant )

You must be logged in to post a comment Login