Jakarta Belajar Pengelolaan Subway Ke Moskow


Jakarta ( Berita ) :  Setelah mendapat dukungan teknis dari Jepang, Pemprov DKI berniat mempelajari sistem pengelolaan subway di Moskow untuk diterapkan di Jakarta.

Dalam kunjungan kerja ke Moskow, Rusia pada tanggal 2-12 Oktober, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyebut DKI akan melakukan kerja sama dengan Moskow untuk mempelajari sistem pengelolaan angkutan publik berbasis rel itu.

“Kita rencanakan untuk bisa belajar sistem pengelolaannya yang efisien dan mempelajari formulasi sistem subsidi yang efektif,” kata Gubernur di Balaikota Jakarta, Senin [13/10] .

Selama tiga tahun ke depan, Moskow sebagai salah satu “sister city” Jakarta akan memberikan bantuan asistensi mengenai pengelolaan moda transportasi subway termasuk mengenai pengelolaan tiket dan integrasi dengan moda transportasi yang lain.

Sementara mengenai asistensi teknis, Gubernur menyatakan bahwa DKI telah menandatangani kerja sama dengan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) yang juga memberikan bantuan dana bagi proyek senilai Rp10,2 triliun itu.

Moskow disebut Fauzi telah mengembangkan sistem subway dengan baik karena tidak semua kereta dibangun di dalam tanah, seperti yang akan dibangun di Jakarta.

Ada sebagian yang dibuat di atas tanah dengan tiang, dengan kapasitas sama, dan jarak rel sama dengan kereta api,” katanya.

Subway direncanakan dibangun sepanjang 14,3 kilometer dari Lebak Bulus- Kota dan dijadwalkan sudah dapat beroperasi tahun 2015. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login