Dhaka ( Berita ) : MyAnmar menghentikan eksplorasi minyak dan gas di blok laut dalam di perairan yang disengketakan di Teluk Benggala , Kamis [06/11], sehari setelah Bangladesh memberitahu China mengenai pertengkaran itu, kata para pejabat.
“Mereka telah menghentikan eksplorasi , tetapi belum memindahkan kapal-kapal dan peralatan dari wilayah laut kami,” kata seorang pejabat angkatan laut Bangladesh kepada Reuters.
Bangladesh meminta China Rabu membantu menyelesaikan pertikaian dengan Myanmar itu , setelah mengirim satu tim diplomatik ke Yangon Selasa dalam usaha menyelesaikan konflik itu.
Bangladesh mengirim satu kapal patroli angkatan laut ke daerah itu Minggu setelah Myanmar memulai eksplorasi di blok-blok tersebut, yang diduga kaya akan cadangan gas.
Kedua negara itu telah melakukan perundingan-perundingan selama bertahun tahun untuk mendemarkasi perbatasan mereka di Teluk Benggala, dan pekan ini pihaknya menginginkan penyelesaian diplomatik atas sengketa itu untuk menghindari konfrontasi.
Sebelumnya Menlu Bangladesh Iftekhar Ahmaed Chowdhury mengatakan pemerintahnya akan melakukan segala usaha yang diperlukan untuk melindungi kedaulatannya dan klaim haknya di Teluk Benggala.
Myanmar mengatakan pihaknya akan meneruskan eksplorasi di blok-blok laut dalam itu . Yangon memanggil dubes Bangladesh, Minggu untuk menyampaikan keluhan setelah Dhaka mengirim kapal-kapal patroli angkatan laut ke daerah itu.
Delegasi-delegasi teknis dari kedua negara menurut rencana akan bertemu di Dhaka 16 dan 17 Nopember untuk membicarakan demarkasi perbatasan maritim , kata para pejabat.
Bangladesh tahun lalu mengatakan beberapa blok lepas pantai yang Myanmar berusaha mengekplorasinya bekerjasama dengan India adalah di perairan Bangladesh. ( ant/rtr )
You must be logged in to post a comment Login