China Katakan Korban Gempa Mei Lebih Dari 19.000 Jiwa


Beijing ( Berita ) :  Gedung-gedung sekolah yang roboh pada saat gempabumi China Mei lalu menewaskan lebih dari 19.000 orang, atau hampir seperempat dari jumlah korban keseluruhan, kata seorang pejabat China di sini Jum’at, yang memberikan perkiraan pemerintah pertama mengenai korban gempa itu.

Murid-murid yang tewas, banyak yang terkubur di bawah reruntuhan bangunan kelas yang bobrok, ketika bangunan terdekatnya bertahan terhadap guncangan gempa, sehingga menimbulkan perbedaan yang sangat menyolok dalam bencana tersebut.

Gempa yang berkekuatan 7,9 skala magnitudo tersebut menewaskan lebih dari 80.000 orang dan menakutkan rakyat China, namun memacu pemerintah dan pihak swasta untuk memberikan respon terpuji  secara besar-besaran dan meluas.

Namun kesedihan yang dicitrakan melalui tumpukan tas-tas, mainan dan kursi-kursi kecil yang berantakan di antara tumpukan beton dan baja di gedung-gedung yang roboh akibat gempa, yang menimpa para siswa pada saat hampir semua berada di dalam kelas.

Beijing cenderung mengawasi dengan keras berita-berita tentang korban, namun menolak memberikan berapa jumlah yang tewas sampai hampir selama enam bulan, dan terus berusaha membungkam para orangtua murid yang berusaha menuntut ganti-rugi di pengadilan.

Wei Hong, wakil gubernur provinsi Sichuan, mengatakan jumlah korban tewas masih sifatnya sementara, karena pemerintah tak pernah menghentikan penghitungan. Dia tidak mengatakan apakah jumlah tersebut hanya murid atau juga termasuk guru-guru yang tewas bersama siswa mereka.

Suatu penyelidikan yang dilakukan Reuters terhadap laporan-laporan berita mengenai sekolah-sekolah yang roboh sebelumnya mengungkapkan, jumlah korban tewas akibat sekolah-sekolah yang roboh adalah di bahwa 10.000 jiwa. ( ant/rtr )

 

You must be logged in to post a comment Login