MENJELANG pemilihan presiden Amerika Serikat 4 November 2008 capres dan cawapres dari kedua parpol demokrat dan Republik yaitu Senator Bareck Obama-Joe Biden di satu pihak dan Senator John McCain dan Sarah Palin di lain pihak ketap tampil bersama pada kampanye pemilu. Jika anda menyaksikan tayangan televisi, maka tampak bagaimana sikap dan bahasa tubuh masing -masing pasangan itu.
Dalam hal capres cawapres AS dewasa ini aturan yang dipegang adalah sederhana. Yaitu rangkul mitra anda dan cium istri anda. Ketika capres Senator McCain naik pentas untuk memberi selamat kepada mitra seperjuangannya Gubernur ALaska Sarah Palin, setelah Palin mengucapkan pidatonya menerima pencalonan dari Partai Republik untuk jabatan capres AS maka McCain yang berusia 73 tahun itu menghampiri Sarah Palinyang berusia 47 tahun, lalu merangkul atau memeluknya, bukan memberu salam dengan berjabatan tangan. Dalam istilah Inggris ini dinamakan hug.
Adegan serupa yaitu McCain merangkul Sarah Palin berulang di rapat umum di Colorado Springs, tapi pada saat itu istri McCain Cindy hadir di atas pentas. Dengan bergerak cepat, setelah merangkul Sarah, McCain melangkah ke samping, lalu memberi ciuman di atas pipi istrinya Cindy.
Menurut wartawan Elisabeth Bumiller dalam Internasional Herald Tribune (10-9-2008) hampir seperempat abad yang lalu capres Walter Mondale dari Partai Demokrat hampir tidak pernah menyentuh tangan mitranya cawapres Ceraldine Ferraro di depan khalayak umum.
Begitu etiket dan aturannya pada pilpres tahun 1984. Waktu itu Mondale melaksanakan kebijakan ketat yakni jangan menyentuh wanita depan publik. Juga jangan menaruh telapak tangan di atas punggung Geraldine Ferraro pada saat mereka berdiri berdampingan dan melambaikantangan dengan mengangkatnya ke atas.
Bila berlebihan saja sedikit gerak-gerilnya, maka publik akan mengartikannya sepertinya kedua orang sedang pacaran. Ferraro waktu diwawancarai lewat tilpon teringat kembali aturan dulu di tahu 1984. Etiket yang serba kaku seperti dalam abad Ratu
Mark Saiter penasehat terdekat McCain bersitekan bahwa tidak ada pengarahan sutradara di belakang pentas. Yiada seorang pun bilang Cindy terlebih dulu. Tidak ada orang dalam kubu kampanye menduskusikan etiket atau protokol antara McCain dengan Palin.
Mereka akan berprilaku seperti manusia normal. Tiada seorang pun pernah mengatakan kepada McCain kini memperkenalkan istrinya dulu, bukan Pelin, diwaktu kedua-duanya ada di pentas. Pada akhirnya dalam sebuah pergantian yang melekat Cindy McCain mulai mendapat perhatian seperti bintang film. Bolehkan saya terlebih dulu memperkenalkan kepada anda wanita yang memberikan pidato hebat semalam, pidato paling bagus dari semuanya.
Cindy McCain, demikian McCain berteriak di depan publik yang berse-mangat di Michigen. Kendati demikian, pakar-pakar etiket menimbang soal rangkulan. Beberapa orang bersikap lebih menyetujui daripada yang lain. McCain merangkul Sarah Palin untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa dia melindunginya, akan tetapi Sarah tidak memerlukan hal itu ujar Letitia Baldrig pakar soal tatakrama dan mantan sekretaris sosial Gedung Putih bagi Jacgueline Kennedy. Sebagai suatu peraturan umum, Baldrigs memujikan suatu berjabatan tangan yang hangat dan kuat antara eksekutif perusahaan pria dan wanita. Dia bilang mendapatkan memalukan semua rangkulan bohong-bohongan ini yang terus terjadi bila orang saling memberikan salah di tayangan televisi. Tapi untuk McCain dan Pelin , kata Baldrigs, itu adalah oke, karena kini menerima apa saja .
Ann Marie Sabeth, pendiri At Ease Inc, suatu perusahaan latihan etiket bisnis menganggap merangkul itu bagus sekali dan berkata bahwa satu kali McCain sebagai orang pertama dalam pasangan memulai rangkulan, maka Pelin dipersilahkan mengawali suatu rangkulan dengan McCain. Itu adalah sebuah bentuk kemesraan profesioal kata Ann Marie. Mendek lebih rapat dari dua rentangan tangan, bila anda tahu orang lain itu berkata saya hormati anda, kita memiliki peringkat kenyamanan,kita mempunyai suatu ikatan profesional.
Perangkat kenyamanan atau comfort adalah sebuah faktor utama dalam protokol merangkul. Ketika Senator Obama dan Hillary Clinton tampil bersama untuk pertama kali setelah perkelahian pahit untuk ditentukan sebagai capres partai Demokrat. Obama menaruh tangannya di atas puncak Hillary Clinton, tapi tidak sampai melakukan rangkulan penuh.
Sejauh ini rangkulan antara McCain dnegan Sarah adalah singkat dan sedikit kaku, karena McCain tidak bisa mengangkat lurus kedua tangannya ke atas akibat mendapat luka -luka sebagai tawanan perang di
You must be logged in to post a comment Login