969 Terindikasi HIV-AIDS Di Medan, Pemko Akan Bentuk Pokja Di Setiap Kecamatan


MEDAN (Berita): Penderita HIV-AIDS di kota Medan terbesar jumlahnya dibanding daerah lain di Sumut. Virus mematikan itu melanda 969 orang hingga November 2008, sedangkan dilaporkan sebelumnya untuk Sumatera Utara sejumlah 1331 kasus HIV-AIDS, berasal dari 21 kabupaten/kota di Sumut. Melihat jumlah tersebut lebih separuh kasus diderita warga kota Medan.

Seperti dipaparkan Kepala Bapeda Medan Ir Harmes Joni Msi, dihadapan tim reses dari DPRD SU, Senin [02/12] di Pemko Medan kondisi itu tentunya menjadi masalah bagi Pemerintah Kota Medan. Meningkatnya jumlah penderita HIV-AIDS disebutkan karena masih rendahnya Undang-Undang pendukung penanggulangan virus tersebut. “Sosialisasi tentang permasalahan HIV/AIDS juga belum optimal,” ujar Harmes.

Kunjungan kerja tim reses Dapem I DPRD SU tersebut dihadiri Walikota Medan Drs Afifuddin Lubis, Sekda Dzulmi Eldin, serta para kepala dinas, seperti Kepala Dinas Kesehatan Dr Umar Zein, Kepala Dinas Pariwisata Syarifuddin SH, Yusri Ramadhan Kasi kependudukan, danlain-lain.

Sedangkan  anggota dewan yang hadir yakni H Mutawali Ginting, Sigit Pramono Asri, Yulizar Parlagutan, Toga Sianturi, Jhon Erron Lumban Gaol, Hanafi Harahap, Hj Wardati dan Ir Yantoni Purba.

Pada kesempatan itu Harmes juga menyampaikan kualitas SDM aparatur di Pemko Medan juga amsih relatif rendah dalam melakukan penanggulangan penyakit tersebut.       

Hal itu disebabkan warga kota Medan sendiri pun belum mendukung gerakan penaggulangan HIV/AIDS. Itu dibuktikan dengan masih banyaknya lokasi hiburan dan tempat kediaman yang terindikasi menjadi tempat terjadinya penularan HIV/AIDS. “Ini memang menjadi satu ciri kota metropolitan, yang akhirnya menjadi rentan penularan HIV-AIDS,” ucapnya. 

Kedepannya, kata Harmes, dalam upaya penanggulangan HIV-AIDS tersebut Pemko Medan akan melaksanakan sosialisasi termasuk di sekolah-sekolah

dan perguruan tinggi para tukang beca, Lapas dan kelompok risti lainnya.   Pemko Medan, lanjutnya juga akan membentuk komisi penanggulangan HIV/AIDS Kota Medan, juga melakukan Pokja HIV/AIDS di setiap kecamatan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.(irm)   

 

 

 

 

You must be logged in to post a comment Login