Mike Velarde dari kelompok El Shaddai mengancam akan memimpin satu juta anggota turun ke jalan-jalan untuk mencegah sekutu-sekutu Arroyo meneruskan usaha untuk menyusun kembali konstitusi Filipina, kata laporan-laporan pers lokal. Arroyo pekan lalu mengalahkan usaha keempat berturut-turut oleh lawan-lawan politik untuk memakzulkan dia atas tuduhan korupsi.
“Saudara Mike seharusnya menyerukan mendukung pemerintah dan membantu negara,” kata juru bicara kepresidenan Lorelei Fajardo kepada wartawan. “Perobahan konstitusi adalah satu masalah yang ditangani Kongres,” katanya .
Velarde, yang sering disebut Arroyo sebagai “penasehat spiritual” nya , tidak bisa dihubungi untuk diminta komentar, Rabu.
Arroyo dan sekutu-sekutunya pada waktu lalu berusaha mengamendemen konstitusi untuk mengubah sistem kepresidenan sekarang menjadi sistem parlemen untuk menghilangkan kemacetan kebijakan yang sering timbul dari kepresidenan dan legislator yang memiliki agenda yang berbeda.
Akan tetapi , para lawan mereka menyatakan usaha itu adalah satu cara yang transparan untuk memperpanjang masa jabatan Arroyo. Edisii terbaru dari konstitusi Filipina ,yang diratifikasi tahun 1987, memutuskan satu kali masa jabatan presiden enam tahun. “Penolakan pemakzulan itu adalah satu tindakan Kongres. Itu adalah satu perkembangan yang baik karena hal itu akan memungkinkan untuk bergerak maju,” kata Fajardo.
Dewan Perwakilan Rakyat secara resmi menolak pengaduan itu itu, Selasa meratifikasi sebuah keputusan komisi DPR pekan lalu. Fajardo mengatakan pemerintah akan mendesak rakyat “membantu pemerintah dan bekerja menuju pada tujuan bersama yaitu kemajuan”. Dia mengatakan “ini bukanlah waktu untuk marah dan jalan yang gegabah. Kita perlu berpikir dengan tenang dan bertindak bijaksana.” ( ant/afp )
You must be logged in to post a comment Login