Banda Aceh ( Berita ) : Kalangan ulama di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berharap kepada Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA untuk menjadi pelopor pelaksanaan Syariat Islam yang sudah berlaku secara kaffah (menyeluruh) di provinsi tersebut.
“Kami berharap, ANTARA terus menjalin kerjasama yang baik untuk menyampaikan kepada publik baik nasional maupun luar negeri tentang pelaksanaan Syariat Islam di Aceh,” kata Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, Senin [15/12].
Hal itu disampaikan menanggapi HUT ke-71 LKBN ANTARA 13 Desember 2008.
“Kehadiran ANTARA sebagai kantor berita resmi
“Pers secara umum telah melakukan tugas mulia dalam menyiarkan nilai-nilai kebenaran baik dalam konteks pemberitaan tentang penyelengaraan kenegaraan maupun keagamaan khususnya di Aceh,” kata dia.
Untuk itu, Faisal Ali berharap ANTARA terus berkiprah memberikan informasi yang benar tentang pelaksanaan Syariat Islam di provinsi berjuluk Serambi Mekah ini.
“Terus terang, masih ada pihak atau individu yang masih ‘alergi’ terhadap pelaksanaan Syariat Islam di Aceh. Karenanya, saya berharap agar ANTARA dapat membantu menjelaskan kepada pablik terutama luar Aceh bahwa Syariat Islam bukan momok yang harus ditakuti,” kata dia.
Dipihak lain, Faisal Ali menyatakan ada pihak-pihak tertentu yang memberikan informasi tentang pelaksanaan Syariat Islam di Aceh itu hanya dari sudut “hukuman cambuk” yang menakutkan orang.
“Karena itu, saya yakin melalui pemberitaan yang disiarkan ANTARA sebagai kantor berita resmi
You must be logged in to post a comment Login