Belawan ( Berita ) : Kantor Administrator Pelabuhan (Adpel) Utama Belawan melakukan inventarisasi terhadap jumlah peralatan di Unit Terminal Peti Kemas (UTPK) Belawan untuk mendukung kelancaran arus barang ekspor dan impor di 2009.
“Kami telah melakukan pendataan peralatan, kemampuan dan produktivitas peralatan pendukung agar kendala kelancaran arus barang ekspor impor di UTPK Belawan bisa teratasi,” ujar Sesditjen Perhubungan Laut Dephub, Jimmy Nikijuluw, di Belawan, Jumat [26/12].
Mantan Kepala Adpel Utama Belawan itu mengatakan, langkah itu dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari kunjungan Menteri Perdagangan, Mari Elka Pengestu dan Ketua Tim Pelaksana Kelancaran Arus Barang Ekspor dan Impor, Lambok V Nahattan ketika meninjau UTPK Belawan, Sabtu (20/12).
Dalam tinjauan itu, lanjut dia, terungkap bahwa kelancaran arus barang ekspor dan impor tahun di pelabuhan itu selama ini masih terkendala terkait terbatasnya sarana dan prasarana terutama minimnya peralatan pendukung.
Berdasarkan inventarisasi yang dilakukan pihaknya, dari enam unit “crane container” yang terdapat di dermaga internasional UTPK Belawan hanya dua unit yang bisa beroperasi, sedangkan selebihnya mengalami kendala teknis.
Kemudian dari 11 unit transtainer, tiga unit diantaranya dalam kondisi rusak dan delapan lagi beroperasi, lalu forklif hanya tiga unit yang beroperasi dari lima unit dan selebihnya masih dalam rencana perbaikan yang dilakukan 30 Desember 2008 serta “reachstaker” dan “side loader” masing-masing satu unit dalam keadaan beroperasi, rincinya.
Sebelumnya dalam kunjungan kerja itu, terhentinya semua kegiatan operasional terutama ketika terjadi hujan di UTPK Belawan juga menjadi perhatian serius oleh Mendag dan tim karena telah mengganggu kelancaran arus barang.
Mari meminta agar UTPK Belawan menyediakan tempat terpisah untuk memeriksa barang impor, ekspor dan domestik, serta harus ada tempat tertutup, sehingga jika turun hujan pemeriksaan terhadap barang kontainer tidak terganggu.
Beberapa hal itu harus menjadi perhatian serius bagi instansi terkait di Pelabuhan Belawan sehingga ketika terjadi perlambatan ekonomi pada 2009 arus ekspor dan impor barang di Belawan tetap berjalan lancar, kata Mendag. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login