Hasrul Azwar : Saatnya PPP ‘Berburu’ Di Luar Partai


Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Drs H Hasrul Azwar MM meminta kepada seluruh kader partai berlambang Ka’bah tersebut, untuk semakin menggencarkan ‘perjuangan’ di luar partai. Hal itu terkait keputusan Mahkamah Konstitusi yang menerapkan perolehan suara terbanyak bagi para calon legislatif partai pada pemilihan umum nanti.

” Dalam rangka putusan MK, sebaiknya kita harus melancarkan perburuan di luar partai, bukan malah ke dalam karena justru itu nantinya yang membuat kita terpecah-pecah,” kata Hasrul saat memberi sambutan pada gelaran peringatan Harlah ke-36 PPP di Sekretariat PPP Sumut Jalan Raden Saleh Medan, Senin [05/01] malam.

Menurut Ketua Komisi VIII DPR RI ini  begitu banyak segmen yang bisa dijadikan kader partai untuk melakukan perburuan mencari simpati masyarakat di luar partai. Salahsatunya, lanjut Hasrul dengan menghimpun organisasi perhimpunan Muslim Tionghoa, seperti yang telah dilakukannya. Umumnya menurut Hasrul organisasi itu begitu merespon positif apalagi ketika melihat visi misi PPP yang begitu berkomitmen dalam memperjuangkan kepentingan ummat Islam.

“Jadi bukan lagi saat sekarang ini berburu ke tingkat PAC, sudah tidak zamannya lagi, justru akan menjadikan persaingan menjadi tidak fair dan saling sikut yang akhirnya membuat para kader terpecah belah,” katanya.

Putusan MK, kata Hasrul sangat ideal untuk turut membesarkan kader partai karena pastinya semakin memacu individu tiap-tiap kader untuk menarik simpati masyarakat. “Idealnya partai besar, kita juga besar dan dihargai oleh orang lain, jadi harus berjuang maksimal,” ujar Hasrul. Hal senada juga disampaikan Ketua DPW PPP Sumut Fadly Nurzal Sag. Dalam rangka Harlah ke-36 PPP yang sengaja digelar di kalangan internal partai, kata Fadly sekaligus dijadikan sebagai momentum yang pertama memasuki tahun baru hijriyah dan masehi yang hampir bersamaan.

“Dengan pergantian tahun tentulah kita juga semakin memperbesar tekad dan cita-cita kita kedepan untuk nama besar PPP. Partai ini harus bisa jadi rumah besar umat Islam,” kata Fadly yang juga anggota DPRD SU.Untuk mampu merealisasinya, sebut Fadly yang juga anggota DPRD SU, harus pula didasari beberapa tekad, yakni dengan  berlandasakan keislaman yang kuat.

Partai ini, lanjutnya didirikan oleh ulama-ulama dari berbagai kekuatan. Hingga kini, kata Fadly PPP masih tetap

bertengger di lima besar partai-partai besar secara nasional.Hal itu karena ada keikhlasan dalam mengemban sejarah partai berjuang untuk kepentingan ummat Islam. “Jadi kita harus tetap menerapkan untuk meninggalkan segala aktifitas  yang tidak relefan dengan kepentingan umat Islam,” tegasnya. Acara Harlah PPP tersebut juga digelar doa bersama dan sekaligus memberikan bantuan kepada puluhan anak yatim piatu.

Hadir pada kegiatan tersebut sejumlah petinggi DPW PPP Sumut yang juga menjabat sebagai anggota DPRD SU di antaranya, Ketua Fraksi PPP DPRD SU H Rijal Sirait, Wakil ketua DPRD SU Ali Jabbar Napitupulu, serta Yulizar Parlagutan. (irm)

 

You must be logged in to post a comment Login