PERTEMUAN DENGAN INVESTOR : Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu (4 kanan) bersama Ketua Umum KADIN Indonesia, M.S. Hidayat (3 kanan) dan sejumlah perwakilan KADIN negara sahabat memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/3). Pertemuan tersebut digelar untuk mengetahui pandangan dari para penanam modal asing dan pengusaha lokal, yang tidak hanya berdiskusi bagaimana menghadapi krisis keuangan global saat ini tetapi juga mencari beberapa peluang untuk tumbuh dan berkembang bersama meski dalam keadaan krisis. ( Foto Ant )
Jakarta ( Berita ) : Investor asing masih memiliki kepercayaan terhadap masa depan ekonomi Indonesia di tengah kondisi krisis keuangan global.
Kepercayaan itu disampaikan oleh para investor asing yang mewakili perkumpulan pengusaha mancanegara dalam pertemuan tertutup dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa [24/03].
Plt Menteri Perekonomian Sri Mulyani usai pertemuan mengatakan, kepercayaan investor asing itu sangat baik terhadap Indonesia dan justru berharap perekonomian Indonesia dapat tumbuh di atas 4,5 persen.
Dalam konferensi pers setelah pertemuan, beberapa perwakilan investor asing di antaranya Komuro Seiji dari Marubeni Indonesia yang mewakili Jakarta Japan Club, Jim Castle dari American Chamber, dan Leonard Van Heier dari Europe Chamber juga menyampaikan keyakinan tersebut.
“Kami yakin bukan hanya akan bertahan, tetapi juga memperluas kegiatan bisnis kami,” kata Komuro Seiji.
Seiji menyampaikan penghargaannya atas perhatian yang diberikan Presiden Yudhoyono untuk topik pembahasan yang diangkat oleh pengusaha Jepang yaitu tentang pembangunan proyek infrastruktur dan pengembangan usaha kecil dan menengah.
Sementara itu, Peter Fenning dari International Bisnis Chamber menyatakan kepercayaannya kepada Indonesia yang memberikan jaminan terhadap kepastian nasib usaha investor asing di Indonesia.
Peter mengatakan, dalam forum pertemuan dengan Presiden, mereka mengkritisi berbagai hal yang berhubungan dengan kepastian investasi mereka dan Presiden berjanji akan memperbaiki hal tersebut.
“Kami mengkritisi dan kami telah menyebutkan beberapa hal, jika tidak dalam enam bulan kami akan kembali lagi untuk berbicara. Presiden janji untuk memperbaikinya. Di Indonesia, pihak asing dapat berbicara dengan Presiden dan kabinet dan mendapat jaminan dari mereka,” katanya.
Mengenai tanggapan investor asing terhadap situasi politik dari pelaksanaan Pemilu 2009 dan harapan mereka terhadap hasil Pemilu, Jim Castle dari American Chamber menyatakan investor asing hanya berharap Pemilu dapat berjalan damai dan adil, serta hasilnya dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia.”Kami siap bekerjasama dengan siapa pun nanti yang dipilih oleh
masyarakat Indonesia,” katanya.
Apabila Pemilu 2009 berjalan baik, Jim mengatakan, investor asing akan lebih merasa yakin terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Menteri Perdagangan Mari Pangestu menjelaskan dalam pertemuan tertutup selama dua jam dengan Presiden Yudhoyono, selain menyampaikan keyakinan terhadap perekonomian Indonesia para investor asing menyampaikan beberapa keluhan.
Keluhan itu, menurut Mari, masih tergolong hal klasik yang sering disampaikan oleh para pelaku ekonomi di antaranya inkonsistensi peraturan, pengurusan perijinan yang kurang cepat, serta reformasi birokrasi yang masih berjalan lambat. “Tetapi, ada juga yang mereka apresiasi seperti reformasi di bidang pajak dan bea cukai,” kata Mari.
Pemerintah, kata Mari, menjelaskan kepada para investor asing bahwa pembenahan dan reformasi birokrasi tengah dijalankan, namun tidak bisa membawa hasil yang cepat. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login