Palestina Merdeka Harus Lengkap Seluruh Instrumennya

Jakarta ( Berita ) :   Negara Palestina merdeka harus lengkap dengan seluruh instrumennya termasuk adanya angkatan bersenjata, kata Ketua Komisi I DPR RI, Theo L. Sambuaga, yang membidangi politik hubungan internasional.

“Kalau sampai Palestina merdeka, tetapi tidak ada tentara maka itu tidak benar karena arti negara merdeka juga dengan instrumen adanya tentara militer,” katanya di Jakarta, Senin [15/06] , menanggapi  pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tentang persyaratan terhadap pembentukan negara Palestina tanpa angkatan bersenjata,

Ia mengatakan, perbedaan pandangan itu harus diselesaikan dengan perundingan tetapi Indonesia terus mendukung terbentuknya negara Palestina yang merdeka.

“Indonesia mempunyai prinsip Palestina harus merdeka dengan intergrasi wilayahnya dan pemukiman-pemukiman Yahudi di Palestina harus dihentikan dan mendorong agar kedua negara bisa hidup berdampingan secara damai,” katanya.

Sementara anggota Komisi I DPR RI  Almuzzammil Yusup mengatakan, Israel harus memberikan kemerdekaan kepada Palestina dengan kedaulatan manusia, hukum,  dan militer.

“Karena kalau Palestina memenuhi syarat yang diberikan Israel maka artinya Palestina seperti bukan negara tetapi  merupakan sebuah provinsi dari Israel,” katanya.

Hal berbeda jutru diungkap Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Muhammad Iqbal Sullam yang menilai dukungan PM Israel Benjamin Netanyahu terhadap pembentukan negara Palestina merupakan hal yang baik untuk mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah meskipun tanpa kekuatan militer.  ”Justru tanpa senjata itu merupakan kekuatan Palestina,” katanya.

Ia mengatakan, tanpa angkatan bersenjata otomatis Palestina akan dilindungi kedaulaulatannya oleh negara-negara lain termasuk Israel dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Netanyahu siap mengakui negara Palestina dengan syarat negara Palestina yang dibentuk tidak memiliki angkatan bersenjata, harus mengakui Israel sebagai negara Yahudi, berikut  kawasan udara maupun Yerusalem, dan pembangunan pemukiman Yahudi tetap berjalan.  ( ant )

You must be logged in to post a comment Login