Kasus Selebaran Gelap Akan Dilaporkan Ke Bawaslu

Jakarta ( Berita ) :  Tim Kampanye Nasional Capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono, pada Senin (29/6) akan melaporkan kasus penyebaran selebaran gelap pada saat kampanye Capres Jusuf Kalla di Medan, kepada Bawaslu.

“Kasus ini memang sudah dilaporkan Tim Kampanye kami di Medan kepada polisi Medan, tapi tim kampanye nasional, Senin (29/6), akan melaporkan kasus ini ke Bawaslu,” kata Sekretaris Tim Nasional SBY/Boediono, Marzuki Alie kepada pers di Jakarta, Kamis [25/06]. Marzuki mengatakan, dalam laporan tersebut memang tidak dicantumkan nama dua pelaku penyebaran pamflet itu.

“Kami serahkan hal itu kepada para penyidik apalagi pelaku sudah ditangkap pada Rabu (24/6) siang sekitar pukul 10:30 WIB, saat Capres Jusuf Kalla mengadakan kampanye di Asrama Haji Medan,” katanya.

Pada saat kampanye berlangsung tiba-tiba dua orang menyebarkan pamflet yang isinya menyebutkan bahwa Ibu Herawati Boediono yang merupakan istri Cawapres Boediono itu bukan beragama Islam. “Kami berpendapat penyebaran pamplet itu bersifat sara dan merupakan tindakan keji,” kata Marzuki yang juga merupakan Sekjen DPP Partai Demokrat itu.

Tim kampanye nasional menyesalkan kasus tersebut karena pada tanggal 10 Juni 2009 semua pasangan capres dan cawapres sudah menyepakati diselenggarakannya kampanye damai.

Dalam deklarasi pemilu yang damai tersebut disepakati bahwa mereka tidak akan melakukan serangan yang bersifat pribadi dan mereka juga sepakat tidak akan mencederai pasangan lainnya .

Dia menyebutkan, karena kampanye Capres Jusuf Kalla tersebut dilakukan dalam ruang tertutup, maka seharusnya semua peserta diseleksi sehingga  kasus penyebaran pamflet sara tersebut tidak terjadi.”Kami yakin apabila kampanye itu dipersiapkan dan dilaksanakan secara baik, maka hal-hal yang tidak diinginkan pasti tidak akan terejadi, kata Marzuki.

Baru-baru ini Persiden Partai Keadilan Sejahtra (PKS) Tifatul Sembiring telah mengklarifikasi bahwa Ibu Herawati Boediono beragam Islam dan pernah belajar mengaji pada seorang kader PKS.  ( ant )

You must be logged in to post a comment Login