Mengentaskan Kemiskinan Sekadar Dibicarakan Nampaknya

Ketiga Capres Pilpres 8 Juli 2009, mengatakan akan berupaya mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Ini merupakan topik yang dibuat KPU   bagaimana visi dan misi ketiga Capres tersebut. Mereka mengutarakan buah pikirannya hanya beberapa menit. Demikian berita di siaran TV Jakarta.

Sudah cukup lama ada keinginan dari perjabat tinggi negara dan jajarannya,  untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Tapi setiap tahun terlebih dikala terjadi pergantian pimpinan negara  suara untuk mengentaskan kemiskinan itu cukup serius.

Tapi apa yang dikata, yang miskin tetap miskin yang kaya tambah kaya, sehingga jurang pemisah kaya miskin itu tambah lebar/dalam. Boleh dilihat semakin banyak penghuni di bawah kolong jembatan, di pinggiran rel dengan beratapkan plastik termasuk dinding dan lantai dari karton. Setiap hari banyak orang yang minta-minta.

Mengatasinya belakangan ini ditangkap Jika di Medan kalau pejabat tinggi negara datang, mereka ditangkapi dan tiga hari setelah pejabat negara dari Jakarta  pulang, mereka kembali di jalanan. Mengapa kembali lagi? Diana mereka tinggal dan bagaimana makan mereka. Ada panti sosial tapi hidup di sana sangat prihatin, sehingga mereka berpikiran lebih baik jadi pengemis di kota, namunn sering sikejar petugas

Dalam omongan di TV tersebut tidak satupun Capres, membuat secararinci bagaimana mengentaskan kemiskinan itu demikian juga mengurangi pengangguran. Ketika mereka membuat keterangan mengambang. Meningkatkan pendidikan dan menjalankan ekonomi rakyat. Boleh saja dalam jangka panjang.

Bagaimana jangka pendeknya? Karena kalau harus menunggu  hasil pendidikan boleh jadi nanti masa jabatan presiden lima tahun sudah berakhir. Yang perlu sebenarnya apa yang harus dilakuykan dalam masa dua tahun kemudian tiga tahun dan sampai lima tahun.

Dibuat perencanaan yang konkrit sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Untuk mengurangi pengangguran  pembangunan harus digalakkan apakah dilakukan pemerintah maupun swasta. Rakyat bekerja sudah termasuk juga menolong mengurangi kemiskinan itu.

Saya selaku rakyat mengusulkan kepada  presiden yang terpilih nanti agar benar-benar melaksanakan pikiran yang sudah diketengahkan itu. Sehinga tidak setiap Pilpres dibahas bagaimana mengentaskan kemiskinan.

Mengentaskan kemiskinan itu hendaknya sudah merupakan pekerjaan pemerintah, tidak  hanya tergantung kepada siapa jadi presiden.  Penampungan kaum miskin itu perlu diaktifkan dengan menambah biaya hidup dan rumah penampungan di tingkatkan  mutunya.

Untuk jangka panjang digalakkan pembangunan pertanian, pembangunan jalan yang baru dan irigasi untuk pertanian. Yang terpenting lagi jangan mengentaskan kemiskinan  menjadi topeng calon pemimpin untuk menguasai tahta kerajaan.

Jujurlah jika memang pro rakyat, mau mengentaskan kemiskinan buktikanlah nanati jika sudah menjadi pemenang. Mau satu putaran dua putaran, rakyat kurang peduli, yang penting terpilih pemimpin yang jujur dan hati bersih membantu rakyat. ( Marihot Siagian di Glugur Medan )

You must be logged in to post a comment Login