Yordania Pulangkan 385 TKI Bermasalah

Solo (Berita): Pemerintah Yordania akan merayakan pemulangkan resmi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah sebanyak 385 orang pada 3 Juli mendatang.

“Atas nama pemerintah Indonesia, saya berterima kasih kepada Pemerintah Yurdania yang akan memulangkan TKI kita secara resmi 3 Juli mendatang. Pemulangan ini dirayakan. Saya sudah utus tim kesana.

Semoga ini sebagai contoh bagi negara lainnya,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno, semalam di Solo (Jateng), Senin [29/06]. Dilakukannya perayaan pemulangnan TKI bermasalah ini adalah merupakan wujud keberhasilan dari MoU kedua negara bidang perlindungan.

“Ini harus jadi contoh untuk negara lainnya. Soalnya pemerintah Yordania sekarang sudah bersedia menaikkan gaji TKI 100 dolar AS per tahun, memberikan hak cuti. Pemerintah Yordania juga akan menjatuhkan berbagai menghukum berat majikan yang menggunakan TKI ilegal, dan menyiksa. Kalau ini terjadi majikan dijatuhi hukuman berat dengan tuduhan traffiking,” tambahnya.

Keberhasilan riveu MoU ini diharapkan dapat memicu tercapainya kesepakatan baru dengan  negara penempatan lainnya seperti Malaysia. Terlebih negara jiran satu ini dikenal sebagai lokasi penyiksaan keji sejumlah TKI, sebut saja Nirmala Bonat dari NTT, Siti Hajar dan lain sebagainya.

Ketika hal itu ditanyakan kepada Menekertrans Erman Suparno, dijawab, Malaysia juga sudah mulai merespon permintaan untuk meningkatkan  perlindungan terhadap  TKI.

“Sudah. Sudah ada respon positif dari Pemerintah Malaysia. Yang belum disepakati antara lain, masalah pasport yang harus dipegang TKI dan sebagainya. Tetapi kita kan masih terus melanjutkan perundingan rivieu perjanjian perlindungan TKI. Kita harapkan bisa berjalan mulus seperti kita harapkan bersama ,” tambahnya. (olo)

You must be logged in to post a comment Login