KIP Aceh Besar Laksanakan Simulasi Pilpres

Banda Aceh ( Berita ) :  Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Besar bekerja sama dengan International Foundation for Electoral Systems (IFES) mengadakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu presiden (Pilpres) di Desa Luthu Dayah Krueng, Kecamatan Sibreh, Sabtu [04/07].

“Simulasi tersebut dimaksudkan untuk melihat sejauh mana pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dan tingkat kesalahan pemilih dalam mencentang serta waktu yang dibutuhkan pemilih di bilik suara,” kata Project Officer IFES Astri Suryandari.

Astri mengatakan, dalam simulasi tersebut akan diukur waktu yang dibutuhkan dari proses pembukaan sampai dengan pemilih pertama menerima surat suara, waktu yang dibutuhkan, berapa lama waktu penghitungan suara, tingkat validitas dan sejauh mana masyarakat mengerti bagaimana mencentang dalam Pilpres 2009.

Ie menyebutkan, simulasi dilaksanakan semirip mungkin dengan hari H Pilpres 8 Juli mendatang, baik dari segi waktu dan teknisnya.  Simulasi Pilpres yang dipusatkan di halaman Mesjid Sungai Limpah, Desa Luthu Dayah Krueng tersebut mendapat sambutan yang baik dari warga setempat yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Pilpres 2009.

Di desa itu sendiri terdapat 338 pemilih. Dalam simulasi tersebut ikut hadir juga pemilih tuna netra. Mereka mendapatkan surat suara dengan alat bantu template tuna netra atau didampingi oleh pendamping.

KIP Aceh menyambut baik acara tersebut. Diharapkan hasil simulasi tersebut nantinya bisa jadi bahan evaluasi bagi KIP sebagai penyelenggara dan dapat menjadi dasar untuk mengukur sejauh mana masyarakat sudah mengerti cara mencentang dalam pemilu, kata Ketua Divisi Sosialisasi KIP Aceh Akmal Abzal.

“Diperkirakan waktu yang digunakan oleh pemilih dalam Pilpres untuk menandai akan jauh lebih cepat dibanding dengan pemilu legislatif, hal tersebut karena surat suara yang ditandai hanya ada satu jenis saja,” katanya. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login