MEDAN (Berita): Pasien Suspect Influenza A (H1N1) atau flu babi yang dirawat di RSU Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan, Sabtu [04/07] pagi, bertambah satu orang dan masih dalam pemeriksaan tim medis dengan total jumlah pasien menjadi 12 orang yang dirawat.
Sebelumnya, Jumat (03/07) petang, total duagaan menjadi menjadi 21 orang. Dan 11 orang dirawat di ruang isolasi RSUP Adam Malik Medan, sembilan orang dikarantina di rumah masing-masing.
Sementara itu, satu orang lagi Sabtu pagi, masih dalam pemeriksaan pihak RSU Pusat Haji Adam Malik Medan, dengan total 12 pasien yang dirawat Suspect Influenza A (H1N1) atau flu babi.
Ketua Tim Dokter KLB (Kejadian Luar Biasa) Penanganan H1N1 RSUP Adam Malik (RSUP HAM) Medan, Prof Dr Luhur Soeroso, Sabtu pagi, mengatakan, tim dokter memutuskan sembilan orang yang datang ke RSUP Adam Malik Medan, setelah dilakukan pemeriksaan tidak ada ditemukan tanda-tanda pasien harus rawat inap dan diputuskan dikarantina di rumah masing-masing. ‘Sembilan orang ini adalah satu grup dalam wisata ke Bangkok dan Kuala Lumpur dengan terduga suspect yang pertama kali dirawat,’ ungkap Luhur.
Hasil pemeriksaan tim dokter menunjukkan suhu badan pasien di bawah 36,5 derajat celsius dan tidak ditemukan unsur demam. Karantina yang melarang keluarga keluar rumah dan terus menggunakan masker itu dilakukan satu minggu dalam pengawasan Dinas Kesehatan, tambah Luhur.
Ditempat yang bersamaan, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sumut, dr Chandra Syafei SpOG, beserta Direktur RSU Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan Dr Djamaluddin Sambas MARS, Sabtu pagi, menjenguk pasien ‘Suspect Influenza A (H1N1) atau flu babi. Chandra mengimbau masyarakat Kota Medan jangan resah dalam dugaan flu babi ini, sebab di Sumut sampai saat ini belum ada warga yang positif terkena virus Influenza A (H1N1) atau flu babi.
Dikatakannya, saat ini RSU Pusat H Adam Malik (RSUP HAM) Medan, hanya mempunyai 10 ruangan yang digunakan 11 pasien suspec influenza A (H1N1). ‘Kita akan menambah tempat ruangan khusus pasien suspec flu babi di RSU dr Pirngadi Medan,’ ungkap Chandra.
Sementara itu, Kepala Bidang Hukum dan Humas RUSP Adam Malik Medan, drg Atma Wijaya, saat dikonfirmasi mengenai pasien sebelumnya mengatakan, kondisi pasien yang dirawat tahap pertama terus membaik. Panas yang diderita WKC misalnya, dari sebelumnya 38,1 derajat celsius, menjadi 37 derajat celsius, dan kemarin dilaporkan 36,5 derajat celsius.
Untuk saat ini, Sabtu pagi, satu lagi pasien masuk yakni AG, 41, warga Kota Medan, yang masih dalam observasi dokter. AG juga anggota kelompok wisata, yang menurut Atma mengutip keterangan pasien berjumlah 35 orang. Dengan demikian, jumlah terduga menjadi 21 orang.
Dijelaskan Atma, kapasitas ruang isolasi RSUP Adam Malik Medan hanya 11 ruang. Satu ruang sudah digunakan oleh pasien terduga H5N1 (flu burung) asal Aceh Tamiang, 10 ruangan digunakan oleh 11 pasien H1N1 dan ditambah satu lagi pasien AG, yang terduga ÒSuspect Influenza A (H1N1).(pan)
You must be logged in to post a comment Login