Jakarta ( Berita ) : Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Benny Soetrisno meminta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Exim Bank untuk segera memberikan pembiayaan ekspor.
“LPEI agar segera berperan untuk memberikan pembiayaan pada ekspor, dengan dasar “underlying transaction” supaya eksport kita bisa naik,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini.
Menurut dia perbankan tidak boleh melanggar aturan Bank Indonesia untuk membiayai ekspor terhadap perusahaan yang tidak ada jaminan tambahan sebagai jaminan pembiayaan.
“Berdasar UU Nomor 2/2009 tentang LPEI, lembaga itu harus sudah beroperasi paling lambat September 2009, tetapi Menkeu sudah minta agar diupayakan bisa beroperasi per Juli 2009, sehingga kami minta supaya LPEI segera memberikan pembiayaan ekspor,” katanya.
Dia menilai pembentukan dan pengoperasian LPEI merupakan salah satu langkah terobosan dalam meningkatkan nilai ekspor Indonesia.
Selain untuk menerobos hambatan dunia usaha di luar termasuk “political risk” atau resiko politis yang selama ini tidak dapat ditembus oleh lembaga keuangan bank komersial, sehingga harus ditanggung pemerintah.
Secara terpisah pengamat ekonomi dan perbankan Muslimin Anwar menilai pembentukan LPEI bukan untuk menyaingi bank-bank komersial dalam penyaluran kredit ekspor, tetapi LPEI akan mengisi gap yang tidak bisa diisi oleh bank komersial.
Menurut dia, kehadiran lembaga ini juga dapat mendorong perbankan umum untuk lebih meningkatkan kompetensi dan daya saing dalam membantu pembiayaan ekspor.
Dia mengatakan, LPEI murni membiayai ekspor yang umumnya membiayai ekspor jangka menengah dan panjang. “Sedangkan bagi bank-bank umum rata-rata membiayai ekspor jangka pendek,” katanya.
Karena itu bank-bank umum juga harus mencari terobosan untuk membantu pembiayaan ekpor jangka menengah dan panjang agar tidak ditinggalkan oleh eksportir.
Apalagi suku bunga yang diterapkan lembaga ekpor ini lebih rendah dari perbankan, maka tidak ada pilihan lain bagi perbankan untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian agar bisa bersaing, kata staf pengajar Magister Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login