Medan ( Berita ) : Pemko Medan menyiapkan dana Rp 4,048 miliar untuk pagelaran pasar murah bulan Ramadhan yang akan digelar di 115 titik (kelurahan).
“Pasar murah yang akan digelar selama 22 hari di bulan Ramadhan nanti akan menjual berbagai barang khususnya sembako dengan harga di bawah harga pabrik atau distributor,” kata Kadis Perindag Medan, T.Basyrul Kamal, di Medan, Kamis [09/07].
Sejumlah pabrik dan distributor sudah bersedia diajak Pemko Medan untuk bekerja sama dalam pasar murah itu. Untuk bisa menjual harga lebih murah dari pabrikan/distributor itu-lah, makanya Pemko menyediakan dana subsidi Rp4,048 miliar yang di dalamnya termasuk untuk biaya penyelenggaraan seperti gaji petugas pasar murah tersebut.
Menurut dia, pasar murah yang berlangsung sejak tahun 2003 itu digelar untuk meringankan beban warga yang kurang mampu sekaligus sebagai upaya menekan terjadinya gejolak harga berbagai barang pada Puasa Ramadhan.
Keberhasilan pasar murah menekan gejolak harga sembako di Ramadhan itu juga yang membuat Pemko Medan terus memprogramkan kegiatan tersebut setiap tahun.
Setiap tahun, dana untuk program itu juga meningkat karena kegiatannya diperluas ke hampir seluruh kelurahan. Tahun lalu, misalnya dana program itu masih Rp3,232 miliar dengan kegiatan di 110 kelurahan, sementara tahun 2003 masih di 17 titik.
“Target Pemko Medan, program itu bisa dilaksanakan di seluruh kelurahan dimana dewasa ini berjumlah 151 kelurahan di 21 kecamatan,” katanya. Pasar murah itu bukan saja digelar pada bulan Ramadhan tapi juga menjelang Natal dan Tahun Baru.
Pengamatan di pasar, menjelang Ramadhan ini hanya sayur-mayur. ikan dan gula yang tren menaik, sedangkan beras dan minyak goreng relatif stabil.’ Harga gula, misalnya, kata pedagang di Pasar Inpres Titi Kuning, Alim, sudah Rp8.500 – Rp9.000 per kg dan ada prakiraan akan naik lagi menjelang Puasa Ramadhan. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login