SBY Akan Bentuk Kabinetnya Dengan Pertimbangan Profesional

Jakarta (Berita) Anggota Tim kampanye nasional SBY-Boediono Pirton Raul Hutagalung mengatakan keyakinanya terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  untuk membentuk kabinetnya yang solid  setelah KPU mengumumkan secara resmi hasil Pilpres 2009.

Walaupun didukung 23 partai politik (parpol) yang pasti kabinet yang dibentuk akan memprioritaskan orang-orang yang kredibel dan profesional. ” Saya yakin pak SBY akan bijaksanan dan santun memilih orang-orang yang akan membantunya lima tahun ke depan,” ujar Pirton, Jumat [10/07] di Jakarta.

Soal akan menculnya tarik menari kepentingan diantara parpol pendukung untuk menempatkan orang-orangnya pada posisi menteri, Pirton  tidak menepisnya, bahkan melihat hal itu adalah wajar.

Namun, SBY akan lebih leluasa untuk memilih  menteri-menterinya
setelah memilih Boediono sebagai cawapresnya. SBY Tentu sudah punya pengalaman dalam membentuk kabinet untuk membangun sistem presidensial yang tangguh.

” SBY kan sudah menunjukkan ketegasannya dalam memilih cawapresnya dari luar parpol pendukungnya, dan tindakan itu akan diterapkannya dalam membentuk kabinet.” Ujarnya

Menteri yang masuk kabinet SBY-Boediono bisa saja dari ketua umum parpol koalisi atau tokoh politik. Tapi, mereka harus memenuhi persyaratan yang dilatarbelakangi kemampuan profesional di bidangnya masing-masing.”Kualitas akan menjadi faktor utama dalam menentukan kabinet.

Pirton juga mengingatkan, bila  seorang kader partai nanti dipilih jadi menteri, diharapkan  orang itu harus profesional dan benar-benar jadi menterinya SBY dan bukan menterinya parpol.

Jika kader parpol yang jadi menteri dan tetap mendahulukan kepentingan parpol , maka kabinet itu akan mengalami nasib yang sama dengan kabinet sekarang.

Untuk itu, Pirton mengusulkan, jika kader parpol masuk jajaran menteri , maka orangnya harus keluar dari parpol, sehingga dalam menjalankan kinerjanya tidak lagi memikirkan kepentingan parpolnya.

” Partai boleh beda tapi presdiennya tetap SBY, demikian juga menteri-menterinya nanti boleh dari partai-partai politik, tetapi  mereka harus penuh jadi menterinya SBY dan bukan menterinya parpoi,” kata Pirton .
Ia menilai SBY  ke depan sangat membutuhkan orang yang memiliki pemikiran ekonomi mikro, karena SBY lebih berpikir makro. OLeh karena itu , SBY memutuskan untuk memilih Boediono sebaga cawapresnya sehingga dalam mengambil keputusan  cawapresnya tidak lagi ada kepentingan partai politik.

Pirton sangat yakin SBY  tidak akan mengulang  kesalahan pada saat penyusunan kabinet pemerintahan lalu.(aya)

You must be logged in to post a comment Login