Stabat ( Berita ) : Jajaran MUI Kabupaten Langkat beserta ormas Islam memberikan 5 Rekomendasi dari 12 rumusan sebagai bahan masukan kepada Bupati Langkat dan unsur Muspida untuk ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut disampaikan pada kesempatan silaturahim yang digelar MUI dan Ormas Islam bertempat di halaman Kantor MUI Langkat, Rabu [22/07].
Adapun butir Rekomendasi antara lain diharapkan kepada Bupati Langkat dan DPRD untuk membuat Perda memberantas perjudian, miras, prostitusi, Keyboard porno, penjualan daging babi secara bebas dan lokalisasi peternakan babi.
Mengatur pendirian rumah ibadah, menindak tegas aliran sesat melalui Bakorpakem, merazia arena pacaran dan tempat mangkalnya PSK dan waria serta mengharapkan koordinasi secara intens kepada MUI dan Ormas Islam sewaktu-waktu.
Bupati Langkat Ngogesa Sitepu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas rumusan yang diberikan sekaligus mengharapkan dukungan dan do’a dalam melaksanakan amanah sebagai pemimpin daerah.
Dikatakannya, kegiatan silaturahim yang difasilitasi pengurus MUI Kabupaten Langkat akan memberikan manfaat besar terhadap kelanjutan pembangunan di Kab. Langkat sebab peran Ulama dan Umaroh yang tidak saling mencurigai dan tidak saling menyalahkan akan memberikan suasana sejuk di masyarakat.
Bupati berharap para ulama dan ormas Islam sebagaimana yang telah terbangun selama ini agar dapat mensosialisasikan program-program pembangunan dalam menggerakkan partisipasi masyarakat melalui bahasa agama.
Ulama merupakan tokoh sentral dan panutan di tengah masyarakat, dan untuk itu Bupati meyakini bahwa Langkat akan mampu meraih kejayaan jika tokoh agama menyadari bahwa kewajiban mencerdaskan masyarakat adalah bagian daripada ibadah.
H. Achmad Ghazali Syam atas nama Ketua DPRD menyatakan rasa salut terhadap kegiatan silaturrahim antara Ulama dan Umaroh. Oleh karenanya pihaknya akan tetap memberikan persetujuan dan dukungan bagi peningkatan alokasi anggaran kegiatan keagamaan di masyarakat, baik melalui MUI maupun Ormas yang ada.
Ketua MUI Propsu Prof.DR.H. Abdullahsyah MA yang hadir dalam kesempatan tersebut dalam tausyiah silaturrahimnya menegaskan bahwa selaku manusia jika diberi kelebihan harus bersyukur, dan jika diberi cobaan harus bersabar. Orang yang bersyukur akan diberikan nikmat yang besar, sementara kepada orang yang sabar pertolongan Allah akan mendekat.
Ulama besar di Sumut yang pada kesempatan tersebut meluncurkan buku hasil karyanya kepada MUI dan Muspida, juga menyinggung tentang keberadaan teroris. Dikatakannya, Islam tidak terkait dengan teroris sebab penganut agama apapun bisa menjadi teroris. Oleh karenanya sikap yang mendiskreditkan Islam harus diluruskan oleh umat Islam sendiri melalui akhlakul karimah.
Sementara Ketua MUI Kab. Langkat H.M. Saleh Hamid menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran unsur Muspida dan berharap kegiatan ini senantiasa memberikan dampak bagi motivasi tokoh agama untuk memberikan yang terbaik bagi daerah di lingkungan masyarakat dimana ia bertempat tinggal.
Hadir dalam silaturrahim tersebut Kapolres Langkat AKBP Drs.H. Dody Marsidy, Tuan Guru Babussalam Syekh. H. Hasyim El Syarwani, Asisten Ekbangsos Drs.H. Amir Hamzah, MSi, SKPD terkait, para Camat dan KUA se Kab. Langkat.(Slm)
You must be logged in to post a comment Login