Pemerintah Harus Kendalikan Harga Gula Pasir

Yogyakarta ( Berita ) :  Pemerintah harus ikut mengendalikan harga gula pasir yang terus naik hingga menembus Rp9.300 per kilogram (kg) saat ini, kata Ketua Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) Widijantoro kepada ANTARA, Rabu [26/08] .

“Jika bicara masalah kebutuhan pokok masyarakat, pemerintah wajib ikut campur tangan karena apapun alasannya kenaikan harga yang terlalu tinggi tidak boleh semata-mata diserahkan pada mekanisme  pasar,” katanya.

Menurut dia, pemerintah tidak cukup hanya menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, namun juga harus campur tangan jika terjadi kenaikan harga yang tidak wajar.

“Pemerintah mestinya juga menjamin harga kebutuhan pokok termasuk gula dapat terjangkau masyarakat sehingga tidak sampai menimbulkan keresahan,” katanya.

Ia mengatakan jika pemerintah tidak campur tangan, dapat dipastikan akan ada pihak-pihak yang sengaja mengambil keuntungan pribadi.

“Kenaikan harga gula ini dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan pribadi seperti menahan distribusi termasuk melakukan penimbunan,” katanya.

Widijantoro mengatakan intervensi pemerintah perlu dilakukan karena masyarakat sebagai konsumen jelas tidak memiliki kekuatan untuk melakukan tekanan maupun kontrol terhadap kenaikan harga bahan kebutuhan pokok.

“Masyarakat sebagai konsumen jelas tidak memiliki kontrol terhadap permainan harga bahan kebutuhan pokok di pasar sehingga mereka selalu menjadi korban,” katanya.

Ia menambahkan intervensi pemerintah dalam pengendalian harga kebutuhan pokok terutama gula pasir saat ini mendesak untuk dilakukan terutama mendekati Lebaran karena akan banyak masyarakat yang membeli kebutuhan pokok ini. “Intervensi pemerintah dapat dilakukan antara lain dengan operasi pasar hingga harga di pasaran kembali stabil,” katanya. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login