MEDAN (Berita): Tim II Reses DPRD Sumut menemukan bahwa pendistribusian pembangunan sekolah di Kabupaten DS (Deli Serdang) masih belum merata, karena jumlah populasi usia sekolah dengan bangunan fisik sekolah tidak seimbang.Hal ini tentu saja akan menghambat upaya peningkatan kualitas pendidikan maupun sumber daya manusia di kabupaten tersebut
Salah seorang anggota tim II reses DPRD Sumut dari dapil (daerah pemilihan) Deliserdang Zulkifli Husein SE kepada wartawan, Jumat [11/12] di gedung dewan menyampaikan, hasil kunjungan dewan ke konstituen di DS temuan tidak meratanya pendistribusian pembangunan sekolah di Deli Serdang ada di tiga Desa (Sei Rotan, Bandar Klipah dan Bandar Kalipah) Kecamatan Percut Sei Tuan. Para tokoh masyarakat di daerah itu juga mengeluhkan kondisi itu.
“Jumlah populasi usia sekolah sangat besar, tapi gedung sekolah tidak ada terutama gedung sekolah untuk sekolan lanjutan tingkat pertama dan atas atau SLTP dan SLTA,” kata Zulkifli. Padahal, lanjut Zulkifli yang juga anggota Komisi E DPRD Sumut, jumlah penduduk di Sei Rotan, Bandar Klipah, Bandar Kalipah mendekati seratusan ribu jiwa. Tapi karena, SLTP dan SLTA tidak ada di tiga desa itu, untuk sekolah ke jenjang menengah pertama dan menengah atas harus keluar sampai ke Medan Estate yang jaraknya cukup jauh.“Harusnya, di tiga desa itu punya beberapa sekolah menengah pertama dan menengah atas,” tandasnya.
Terkait hal itu, Zulkifli mengimbau Diknas maupun Bupati Deli Serdang untuk bisa mengalokasikan sebagai anggaran untuk membangun SLTP dan SLTA di tiga desa tersebut pada P-APBD Deli Serdang TA 2010 atau RAPBAD TA 2011. “Ketidak merataan pembangunan sekolah ini baru terlihat satu contoh, mungkin masih banyak desa yang persoalan sama terjadi,” ungkapnya.(irm)
You must be logged in to post a comment Login