Bayi berjenis kelamin laki-laki diperkirakan berusia 3 hari, diduga hasil hubungan gelap dibuang oleh orangtuanya di jembatan layang Pulo Brayan, sedangĀ digendong oleh perawat di ruang Perinatologi Anak RSU Dr Pirngadi Medan, Rabu [23/12]. ( Berita Sore /Irfan Lubis )
MEDAN (Berita): Polsekta Medan Barat temukan bayi berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi masih hidup dibungkus dengan kain diduga dari hasil hubungan gelap di atas jembatan layang Pulo Brayan Medan, Kecamatan Medan Barat, Rabu [23/12] dinihari.
Kanit Reskrim Polsekta Medan Barat, Iptu Hasian Panggabean SH, yang melihat kondisi bayi di RSU Dr Pirngadi Medan, siang tadi mengatakan, bayi tersebut ditemukan di atas jembatan layang Pulau Brayan Medan sekira pukul 01.00 dinihari.
“Kita mendapatkan informasi tersebut dari salah seorang warga yang tidak diketahui identitasnya melalui via telepon kantor Polsekta Medan Barat bahwa ada bayi diatas jembatan layang Pulo Brayan,” ujarnya. Mendapat informasi tersebut, pada saat itu juga polisi langsung menuju jembatan layang Pulo Brayan dan teryata informasi yang didapatkan benar.
“Kita menemukan bayi itu dengan kondisi masih hidup dibungkus dengan kain yang diletakan di pinggiran jalan layang tanpa ada saksi mata di lokasi TKP dan saat itu juga bayi tersebut kita bawa ke RSU Pirngadi,” ungkap Hasian.
Sementara itu, Humas RSU Dr Pirngadi Medan, drg Susyanto saat di konfirmasi mengatakan, bayi tersebut diperkirakan berusia 3 hari yang dilahirkan secara normal oleh ibunya yang diduga dari hasil hubungan gelap.
“Mengenai biaya, pihak RSU Dr Pirngadi akan berkoordinasi ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, melalui dana talangan APBD Pemprovsu. Kita akan terus merawat bayi tersebut sampai nantinya ada perkembangan dari pihak kepolisian siapa orangtua si bayi. Setelah itu, barulah nantinya kita berkoordinasi kepada pihak Polsekta Medan Barat untuk menyerahkannya kepada Dinas Sosial, kata Susyanto.(pan)
You must be logged in to post a comment Login