BINJAI (Berita): Sebanyak 5 unit bom kira-kira berukuran sepanjang 100 meter dengan diameter 20 centimeter, 3 diantaranya masih aktif yang diduga peninggalan Angkatan Udara Jepang ditemukan warga di sekitar bantaran Sungai Gumit, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat tepatnya di bawah proyek pembangunan jembatan Desa Kuta Parit, Minggu [31/01] sekira pukul 10.00 Wib.
Bom ditemukan pertama kali oleh Udin, 39, operator beko penggali pasir pada proyek pembangunan jembatan itu. Kepada wartawan dia menyebutkan bahwa bom itu ditemukan saat dirinya mengeruk pasir dengan beko dibawah jembatan dibantaran sungai dengan kedalam ditaksir sekitar 2 meter dibawah permukaan air. Namun ketika sedang asyik menggali pasir dirinya tiba-tiba terkejut ketika pengerukan pasir itu menyentuh benda keras dan dilihatnya ternyata bom.
Guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan para pekerja itu langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Selesai untuk mendapatkan pengamanan dan pengangkatan benda berbahaya itu.
Kanit Reskrim Polsek Selesai Iptu Mudakkir didampingi BT.Hutagalung kepada wartawan membenarkan adanya kejadian ini, pihaknya menduga bahwa bom tersebut dijatuhkan dari pesawat pada peninggalan sejarah terdahulu yang masih tersisa, karena penemuan ini bukan baru yang pertama kali.
Disebutkannya 2 diantara bom yang ditemukan itu diangkat pihaknya dari bawah sungai terlebih dahulu karena keduanya dianggap tidak berbahaya karena pen bada bagian atas bom telah terpisah dari badan bom. Sedangkan 3 diantaranya, pihaknya merasa ragu untuk menaikkannya karena diperkirakan masih aktif sehingga harus menunggu dari tim Sat Gegana Brimobdasu sektor Kota Binjai.
Sekira pukul 17.35 wib Sat Gegana Brimobdasu dipimpin oleh Ipda Sulistiyo dilengkapi dengan pakaian khusus penjinak bom, langsung mengamankan 3 unit bom yang masih berada dibantaran sungai.
Sulistiyo kepada wartawan menyebutkan kemungkinan besar dari 3 bom yang masih utuh tersebut masih dalam keadaan aktif, ditanya mengenai jenis bom yang ditemukan itu, pihaknya belum dapat memastikan karena akan melakukan pemeriksaan lanjutan di Poldasu.
“Kemungkinan ini masih aktif, namun jenisnya belum dapat kita pastikan karena kita akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Polsek Selesai baru membawanya ke Brimobdasu di Medan untuk mengetahui jenis Bom yang ditemukan itu,” ujarnya Sulistiyo. (atg)
You must be logged in to post a comment Login