UNFCCC Terima Submisi Target Emisi 55 Negara

Jakarta ( Berita ) :  Badan PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) menerima submisi pernyataan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dari 55 negara maju dan negara berkembang.

“Submisi ini menjadi sebuah penguatan yang penting bagi konferensi perubahan iklim, badan dunia di bawah dua jalur perundingan yaitu Grup Ad-hoc Aksi Kerjasama Jangka Panjang (AWG LCA/Long-term Cooperative Action) dan AWG Kyoto Protocol,” kata Sekretaris Jenderal UNFCCC, Yvo De Boer melalui siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa [02/02].

Jumlah target emisi dari 55 negara ini menjadi 75 persen dari emisi global dari sektor energi. “Komitmen ini mempertemukan perubahan iklim pada level yang tertinggi yang tak diragukan. Target ini telah dinyatakan secara formal kepada UNFCCC,” katanya. Dia melihat kemauan yang kuat dari negara-negara diperlukan untuk menghadapi tantangan target penuruan emisi GRK tersebut.

“Tetapi saya melihat dari pernyataan target tersebut merupakan sinyal yang jelas dari kemauan dari meja perundingan ke solusi yang menjanjikan,” katanya.

Ada 35 negara maju yang telah menyatakan target penurunan emisi jangka menengah, antara lain Australia, Inggris, Kroasia, Jepang, Kazhaktan, Selandia Baru, Norwegia, Rusia, Amerika Serikat dan 26 negara Uni Eropa.

Dan ada 20 negara berkembang yang telah menyerahkan rencana aksi mitigasi perubahan iklim (NAMA`s/ National Appropriate Mitigatioan Actions) yaitu Brazil, China, Kostarika, Etiopia, Georgia, India, Indonesia, Israel, Jordania, Macedonia, Madagaskar, Maldives, Kepulauan Marshal, Maroko, Republik Kongo, Republik Korea, Sierra Leone, Singapura dan Afrika Selatan.

Perundingan perubahan iklim selanjutnya dijadwalkan dilakukan di Bonn, Jerman pada pertengahan Mei 2010.Beberapa negara telah mengindikasikan keinginannya untuk secepatnya bernegosiasi dari jadwal yang telah ditentukan. “Kami sedang mencari panduan yang lebih jauh dari pemerintah-pemerintah,” kata Yvo. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login