Fraksi Demokrat DPRD Sumut Terkejut Ulah Layari Sinukaban

MEDAN (Berita):Ulah Ketua Fraksi Komisi B DPRD Sumut Layari Sinukaban yang menggelar rapat tertutup dengan instansi Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumut baru-baru ini di ruang Komisi gedung dewan membuat terkejut Fraksi Demokrat yang merupakan partai oknum politisi itu bernaung.

Apalagi dituding bahwa rapat tertutup itu disebut-sebut guna menghindari wartawan masuk untuk melakukan ekspos pertemuan itu. “Sungguh itu bukan kebijakan fraksi Demokrat, kalaupun itu dilakukan Layari, itu merupakan kebijakan pribadinya,” kata Sekretaris Fraksi Demokrat Mustofowiyah Sitompul yang dikonfirmasi wartawan mengenai persoalan itu.

Menurut Mustofowiyah, tentu saja Fraksi Partai Demokrat sangat menyesalkan tindakan Layari tersebut. Apalagi kalau sampai mengatakan tindakannya itu atas dasar perintah Ketua DPRD Sumut yang juga merupakan politisi Partai Demokrat.

Dia mengatakan hal ini akan dibawa dalam rapat fraksi dan akan memanggil Layari untuk dimintai klarifikasinya mengenai rapat tertutup tersebut. “Sudah pasti akan kita kasih teguran dan pertanyakan apa motif dibalik itu. Apalagi rapat dengan KADIN seperti diinformasikan telah dijadualkan dalam Banmus dewan,” tandas Mustofowiyah.

Sementara itu, Ketua DPD Sumut H Saleh Bangun juga mengaku tak kalah terkejut tindakan Layari itu. Apalagi sampai menuduh larangan ituatas intruksi Ketua DPRD Sumut. “Bodoh sekali saya sampai mengintruksikan seperti itu. Bahkan kalau ketika itu saya tahu mungkin akan saya sepak pintu ruang Komisi B,” cetusnya.

Saleh Bangun juga menyesalkan tindakan Layari itu, yang menggelar rapat tertutupp dengan kounterpartnya justru di gedung DPRD Sumut yang notabene merupakan rumah rakyat. “Begitu banyak hotel dan restauran, kalau memang harus tertutup janganlah di gedung dewan ini,” sesalnya.

Dia menegaskan bahwa sampai saat ini belum pernah ada kebijakan Partai Demokrat yang menyatakan tertutup denganĀ  kalangan wartawan. Apalagi kejadian itu bersamaan dengan perayaan Hari Pers Nasional, yang mana dalam pidatonya saat HPN yang digelar di Palembang,presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga fungsionaris Partai
Demokrat mengimbau semua kalangan untuk tudak menutup diri dengan insane pers.

Justru di Medan salah seorang politisi Partai Demokrat ituĀ  telah mencederai intruksi presiden. Sebelumnya kalangan wartawan yang sehari-hari bertugas
melakukan peliputan di gedung DPRD Sumut, merasa kecewa saat digelar rapat dengar pendapat Komisi B DPRD Sumut dengan KADIN. Pasalnya rapat tersebut dinyatakan tertutup dan untuk menghindari kalangan wartawan masuk kedalam ruangan untuk meliput, Layari Sinukaban sengaja menugaskan Satpam DPRD SU menghempang di depan pintu. Sedangkan pintupun dalam keadaan terkunci dari dalam.(irm)

You must be logged in to post a comment Login