2.644 Hektare Tanaman Padi Di Aceh Puso

Banda Aceh ( Berita ) – Sedikitnya 2.644 dari 241.416 hektaretanaman padi di Provinsi Aceh selama 2009 mengalami gagal panen (puso), akibat serangan hama dan bencana alam yang terjadi di wilayah tersebut.

Plt Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Aceh, Idham Khalid di Banda Aceh, Sabtu mengatakan, kegagalan tersebut banyak diakibatkan oleh faktor kekeringan.

Disebutkannya, dari seluruh areal yang mengalami puso, 2.265 ha diakibatkan oleh kekeringan, sementara sisanya yakni 296 ha terkena banjir dan 83 ha serangan hama putih/hama putih palsu.

Menurut dia, tingginya angka puso akibat kekeringan itu dikarenakan banyak petani yang melakukan penanaman di luar program pemerintah, sehingga berdampak pada tingkat ketersediaan air.

“Petugas pertanian telah memberikan informasi terhadap daerah larangan tanam yang diprediksikan akan gagal panen karena kawasan tersebut tidak memiliki sarana irigasi,” jelasnya.

Namun, para petani terus melakukan penanaman dengan dalih keberhasilan pada panen lalu tanpa menghiraukan imbauan terhadap kemungkinan tersebut.

Adapun daerah gagal panen itu yakni Kabupaten Aceh Besar seluas 1.345 ha, Pidie 789, Bireuen 112 ha,Aceh Timur 10 ha, Aceh Utara 9 ha dan Kabupaten Aceh Tengah 4 ha.

Kemudian gagal panen akibat banjir terdapat di Kabupaten Aceh Timur 190 ha, Aceh Barat 55 ha,Bireuen 45 ha, Nagan Raya 20 ha, Langsa 15 ha, Aceh Tengah 4 ha, Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Selatan masing-masing satu ha.

Sisanya terjadi akibat serangan hama yang terjadi di Kabupaten Aceh Timur. Dikatakannya serangan hama putih/hama putih palsu seperti yang terjadi di Aceh Timur tersebut dapat diatasi dengan melakukan pengeringan pada areal persawahan.

Kendati demikian, jumlah gagal panen tersebut tidak mengalami penurunan produksi padi petani di daerah itu pada 2009.

Data Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Aceh menyebutkan, produksi padi Aceh 2009 mengalami kenaikan sebesar 10,23 persen dari 1.402.288 ton gabah kering giling (GKG) menjadi sebesar 1.545.769 ton GKG dari tahun sebelumnya.

Jumlah produksi itu melebihi sekitar 2,71 persen atau (40.787 ton GKG) dari target padi 2009 sebesar 1.504.982 ton GKG dengan luas panen 356.705 ha.Sedangkan 2008 produksinya sebesar 1,4 juta ton GKG dari 27.807 ha.

Provinsi Aceh memiliki luas lahan sekitar 380 ribu ha dengan rincian 157 ribu ha sawah tadah hujan,65 ribu ha beririgasi teknis, 59 ribu ha irigasi setengah teknis, 48 ribu ha irigasi sederhana dan 46 ribu ha irigasi desa. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login