MEDAN (Berita) : Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) memberikan piagam penghormatan kepemimpinan kepada Gubernur Sumatera Utara (Sumut), H Syamsul Arifin, dan Rektor USU Prof Chairuddin P Lubis.
Dekan Fakultas Ekonomi USU, Jhon Tafbu Ritonga, Sabtu [20/02] mengatakan, pihaknya sengaja memberikan piagam penghormatan kepemimpinan tersebut kepada kedua tokoh itu karena dedikasinya yang cukup tinggi kepada Sumut dibidangnya masing-masing.
Syamsul Arifin yang masa kecilnya pernah menjadi penjaja kue, sebelum menjadi Gubernur Sumut, telah memimpin beberapa lembaga seperti ketua KNPI Sumut, Bupati bahkan sejak masa sekolah pernah menjadi ketua kelas.
Begitu juga Chairuddin yang pada masa mudanya pernah menjadi kernet bus Antar Lintas Sumatera (ALS), juga pernah menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Fakultas Kedokteran USU, ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sebelum akhirnya menjadi rektor USU selama tiga periode.
“Pemimpin yang baik adalah yang bertanggungjawab terhadap segala sesuatu dan segala kondisi, bukan hanya pada diri pribadi tapi juga kepada orang-orang yang dipimpinnya. Hal itu telah ditunjukkan kedua tokoh ini selam ini, maka atas dasar pertimbangan itulah kami memberikan piagam penghormatan kepemimpinan itu,” katanya.
Ia mengatakan, tidak ada maksud dibalik pemberian piagam penghormatan kepemimpinan kepada kedua tokoh tersebut. Hal itu semata-mata sebagai ucapan terimakasih kepada keduanya atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini.
Terutama kepada Chairuddin yang pada bulan Maret 2010 ini akan mengakhiri masa jabatannya sebagai rektor. Selama 15 tahun masa kepemimpinannya, beliau sudah berhasil membawa USU kearah yang lebih baik terutama dalam hal penambahan sarana dan prasarana pembelajaran di USU.
Mengutip apa yang pernah dikatakan Gubernur Sumut, Syamsul Arifin, lanjutnya, sudah saatnya kita membangun tradisi memberikan penghargaan kepada orang lain sekecil apapun prestasi yang telah dibuatnya. “Dengan demikian, orang seseorang itu, akan merasa dihargai dan tentunya itu akan semakin
memacunya untuk berbuuat lebih baik lagi untuk kedepannya,” katanya.
Gubernur Sumut, Syamsul Arifin, mengatakan, menjadi pemimpin itu tidak mudah dan harus mampu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya agar dapat dimanfaatkan seefektif mungkin untuk kebaikan orang lain.
“Pemimpin harus mampu mengatur waktunya engan baik. Kalau mau dihargai orang lain, harus manghargai orang lain,” katanya.
Usai menerima piagam penghormatan kepemimpinan, gubernur juga berkesempatan meresmikan pembangunan gedung perkuliahan baru Fakultas ekonomi USU. Gedung perkuliahan baru dua lantai tersebut memiliki enam ruangan dengan daya tampung 400 mahasiswa.(aje)
You must be logged in to post a comment Login