ITM-USI MoU Bidang Praktikum dan Laboratorium

MEDAN (Berita): Institut Teknologi Medan (ITM) dan Universitas Simalungun (USI) Pematang Siantar melakukan kerjasama (memorandum of understanding) di bidang praktikum dan pemanfaatan laboratorium teknik sipil dan teknik mesin.
Menurut Kahumas ITM M Vivahmi SH MSi, kemarin, perjanjian kerjasama itu dimaksudkan untuk menindak lanjuti pertemuan sebelumnya antara Rektor ITM Ir Mahrizal Masri MT dan Rektor USI Drs Ulung Napitupu MSi.
MoU antara ITM dan USI dilakukan oleh Pembantu Rektor I USI Drs Hisarma Saragih MHum dengan Pembantu Rektor II Munanjat SE MSi dan disaksikan oleh Pembantu Rektor III Ir Mahyuzar Masri MT, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Ir Basri MSc, Ketua jurusan elektro Ir Hermansyar MT, Kahumas ITM M Vivahmi SH MSi dan dosen USI Novoin M Sianturi di kampus ITM Jl Gedung Arca Medan, Rabu (17/2).

Munanjat mengatakan, saat ini kampus ITM memiliki laboratorium praktek keteknikan yang lengkap untuk perguruan tinggi swasta (PTS) di Sumut. “Harapan dari kerjasama ini kedepannya pihak ITM juga membuka kesempatan lebih besar terhadap dosen-dosen teknik USI yang ingin meningkatkan kualifikasi ke jenjang master dan doktor,” katanya.

Kerjasama tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan pendidikan tinggi khususnya di bidang keteknikan di Fakultas Teknik USI Pematang Siantar dan bagi ITM diharapkan mampu terus mengembangkan program keteknikannya.

Menurut Dekan FTSP ITM Basri, kegiatan praktikum merupakan wajib bagi mahasiswa jurusan teknik khususnya di teknik sipil, karena hal ini berkaitan dengan tugas-tugas akademik di lapangan.

Jurusan teknik sipil ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang dapat bersaing dan diterima di pasar kerja dengan menyediakan proses pembelajaran pendidikan yang tepat waktu dan berkualitas melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan membangun kemandirian dalam membiayai penyelenggaraan pendidikan.

Sedangkan jurusan teknik arsitektur diharapkan alumninya dapat mengabdikan karyanya di bidang jasa konsultan, industri, pendidikan, penelitian, perbankan dan di pemerintahan. Lulusan yang mempunyai motivasi tinggi untuk mengembangkan diri agar mampu menghadapi tantangan kedepan.
Berbekal aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi terutama di bidang arsitektur, disiplin perencanaan dan perancangan dengan penguasaan mendalam.

Sehingga diharapkan mampu mengelola, meningkatkan tugas professional dan berkemampuan meneliti, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara jurusan teknik perencanaan wilayah dan kota (planologi) tambah Basri Syarief, meningkatnya kebutuhan akan pembangunan berencana dirasakan sejak dekade 1960-an ditandai dengan dicanangkannya pembangunan semesta berencana. Sehubungan akan hal tersebut, tuntutan kebutuhan akan tenaga perencanaan wilayah dan kota telah memperlihatkan peningkatan pula.
Lebih lanjut dikemukan dekan, lapangan pekerjaan yang terbuka untuk seorang perencana wilayah dan kota yang memerlukan wawasan luas serta memiliki kesanggupan mengambil keputusan yang berbobot.

Saat ini kebutuhan akan tenaga perencana (planner) jauh diatas jumlah tenaga yang tersedia. Lapangan pekerjaan yang tersedia bagi lulusan teknik perencanaan wilayah dan kota berada di lingkungan pemerintahan, pendidikan, riset, swasta (biro konsultan) serta industri semi pemerintah dan lainnya. (aje)

You must be logged in to post a comment Login