Jakarta ( Berita ) : Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu mengharapkan target investasi dari pameran pada Pavilliun Indonesia di World Expo Shanghai China (WESC) 2010 dapat mencapai angka dua kali lipat, karena acara itu merupakan pameran dunia.
“Kami optimis Indonesia akan dapat meraih investasi dua kali lipat dari pameran paviliun Indonesia di WESC, karena lebih dari 2.200 artefak yang akan dipamerkan berasal dari seluruh Nusantara,” kata Mendag kepada pers di Jakarta , Rabu [24/02] usai melepas artefak ke WESC.
Mari Elka Pangestu mengatakan, target investasi dua kali lipat itu, karena pemerintah telah membangun paviliun yang sudah dipersiapkan tahun 2007 sebesar 10 juta dolar ditambah 10 juta dolar dari swasta yang ikut dalam pameran tersebut.
Jadi total investasi yang sudah dikeluarkan mencapai 20 juta dolar, karena itu dinilai cukup sesuai apabila target investasi dari pameran itu akan dapat mencapai dua kali lipat menjadi 40 juta dolar, katanya.
Menteri mengatakan, Indonesia dalam pameran itu dapat menarik pengunjung yang diperkirakan akan mencapai 70 juta orang di RRC dan seluruh dunia. “Kami sudah melakukan kajian artefak-artefak yang pantas ditampilkan di World Expo,” katanya. Hal ini merupakan sebuah kesempatan sekali seumur hidup, ujarnya.
Menurut Mendag , keikutsertaan Indonesia pada WESC 2010 merupakan bagian dari upaya meningkatkan peluang dan promosi perdagangan, pariwisata dan investasi di pasar RRC dan internasional.
Selain itu, keikutsertaan Indonesia akan memberikan persepsi baru kepada komunitas internasional tentang pencitraan bangsa Indonesia sebagai negara yang mendukung penuh demokrasi, perdamaian dan kebebasan, serta tetap mengakui peran penting dari alam dan warisan budaya, katanya.
Tema “Biodiverse City “menunjukkan bahwa alam Indonesia memberikan kehidupan bagi masyarakat dengan kekayaan alam Indonesia yang berlimpah dan budaya menghubungkan masyarakat dengan alamnya dengan keharmonisan yang selalu terjaga antara keanekaragaman budaya, alam, dengan masyarakat.
Ditanya Indonesia kapan bisa melakukan seperti itu, Mendag mengatakan, mungkin dalam 10 tahun kedepan, karena Indonesia membenahi diri baik dalam inffrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi lebih lanjut. “Kami optimis dalam 10 tahun ke depan Indonesia akan bisa melaksanakan ekspo dunia seperti itu,” ucapnya. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login