MEDAN (Berita): Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Ir Mahrizal Masri MT mengatakan, dalam era globalisasi dan kompetisi ini, segala hal yang diinginkan hanya bisa diperoleh lewat kemampuan intelektual tinggi serta niat dan kerja keras. Tapi dalam kompetisi, tak cukup mengandalkan kemampuan intelektual saja, tapi harus dibarengi kecerdasan emosi dan spritual.“Karena secara umum, para stakeholder (pemangku) hanya membutuhkan pekerja keras, mempunyai rasa tanggung jawab dan disiplin yang tinggi dalam bekerja,” kata Mahrizal pada wisuda 329 sarjana ITM, di gedung Selecta, Jalan Listrik Medan, Sabtu [27/02].
Acara wisuda dirangkai dengan dies natalis ke-50 ITM. Hadir dalam acara itu Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) H Gatot Pujo Nugroho, Kadis Pendidikan Sumut Bahrumsyah, Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna Drs H Syamsuddin Djamin MM, para pembantu rektor dan dekan se-ITM.
Lebih jauh Mahrizal mengatakan, kerja keras penuh tanggung jawab yang tinggi merupakan bagian dari kecerdasan emosi. Menurutnya, kecerdasan emosi dapat dilatih mulai dari hal-hal yang kecil.
Di sisi lain, rektor mengatakan, dalam dies natalis ke-50 ITM ini, merupakan momen yang tepat bagi civitas akademika untuk melakukan introspeksi diri dan perenungan akan tujuan awal pendirian ITM serta berbagai hal yang sudah dicapai selama ini.
“Di samping kemajuan yang telah kita capai masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki ITM agar mampu bersaing di dunia global,” kata rektor mengingatkan. Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna H Syamsuddin Djamin mengingatkan, agar alumni ITM terus menambah ilmu dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan.
Karena dalam menghadapi globalisasi dan free-trade ini, sarjana teknik luar negeri yang masuk ke Indonesia akan menjadi saingan sarjana teknik dalam negeri. “Untuk itu, sarjana ITM harus memperdalam ilmu terus menerus,” harapnya.
Ketua Panitia Wisuda Sarjana ITM, Ir Mustafa MT melaporkan, 329 yang diwisuda berasal dari teknik elektor 58 orang, teknik industri 33 orang, teknik kimia 24 orang, teknik sipil 21 orang, teknik arsitektur 26 orang, teknik perencanaan wilayah dan kota 8 orang, teknik pertambangan 17 orang, dan teknik geologi 11 orang.(aje)
You must be logged in to post a comment Login