MEDAN (Berita) : Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Pol (Purn) Sutanto mengaku bangga, wushu Indonesia bisa berprestasi di tingkat internasional. Ia berharap, prestasi yang sudah dicapai ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan demi kejayaan nama bangsa dan negara Indonesia .
Ungkapan itu disampaikannya ketika berkunjung ke Padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) di Jalan Plaju Medan , Sabtu [27/02].Di hadapan Ketua Umum PB WI Master Supandi Kusuma, Ketua Bidang Organisasi Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd, Wakil Sekjen Iwan Kwok, Bidang Hukum AKP Bachtiar Marpaung SH MH serta sejumlah
pengurus lainnya, Sutanto yang hadir bersama istri dan sejumlah rombongan menegaskan, hal yang sangat membanggakannya, selain bisa melahirkan juara dunia meski wushu bukan dari tanah air, Wushu Indonesia juga adalah cabang olahraga mandiri. Artinya, dalam pembinaan Wushu Indonesia tidak banyak “permintaan” namun mampu berprestasi internasional. Ini semua, buah dari totalitas pembinaandan kebersamaan serta manajemen andal yang dibangun Ketua Umum Master Supandi Kusuma.
Pernyataan ini, tambah Sutanto, bukan penilaiannya sendiri, tapi juga pemerintah, tepatnya Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malaranggeng. “Kamis kemarin sebelum berangkat ke Medan , saya sempat bertemu Menegpora Andi Malaranggeng. Saya bercerita tentang wushu dan Menteri juga menyatakan salut serta memberi aprsiasi kepada Master Supandi Kusuma yang menurutnya sebagai pembina olahraga yang tidak banyak menuntut tapi banyak berbuat untuk kejayaan Indonesia melalui olahraga,” kata Sutanto.
Sutanto yakin, jika cabang-cabang olahraga lain bisa seperti Wushu, bukan mustahil, keinginan Indonesia menjadi juara umum SEA Games 2011 pasti dapat diraih.
Karenanya, mantan Kapoldasu ini mengharapkan, prestasi yang sudah diraih ini dapat terus dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan. Dan ia berharap, semangat pembinaan di wushu menular pada cabang-cabang olahraga lain di tanah air.
Ia juga sangat mendukung program PB WI yang menerapkan pembinaan secara berlapis sehingga renegerasi wushu tetap berkesinambungan, dan olahraga ini tidak kehabisan persediaan atlet.
Master Supandi Kusuma melalui Chairul Azmi Hutasuhut dan Iwan Kwok dalam kesempatan tersebut juga melaporkan, PB WI di Tahun 2010 ini telah menganggendakan berbagai program. Selain Rakernas 20 Maret 2010 di Jakarta,pihaknya juga menggelar Invitasi Sanshou Internasional yang rencananya digelar di Ballroom JW Mariot Medan 28 dan 29 Mei mendatang.
Invitasi ini diikuti petarung-petarung terbaik dari Chuina , Vietnam , Thailand, Philipina, Korsel, Rusia, Rumania, Belanda dan Indonesia.Pelaksanaan serupa pernah dilaksanakan PB WI di Jakarta 2007 lalu.
Dan untuk pelaksanaan kali ini sebagai upaya PB WI menyakinkan Badan Wushu Internasional(IWUF) menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Wushu Dunia Senior Tahun 2013.Selain itu juga dilaporkan,YKWI kembali menjadi tempat Pelatnas Asian Games Guanzhou 2010.PB WI juga akan mengikuti Kejuaraan Dunia Junior di Singapura serta menggelar berbagai penataran wasit juri.
Dalam kunjungan kemarin, Sutanto juga menyaksikan atraksi berbagai nomor wushu yang diperagakan juara dunia Lindswell, peraih medaliemas SEA Games Laos Aldi Lukman dan atlet-atlet terbaik lainnya seperti Heriyanto, Erick Losardi, Johannes,Charles Sutanto dan lainnya.(irm)
You must be logged in to post a comment Login