Dokter Gigi di Sumut Masih Minim

MEDAN (Berita): Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prima Indonesia (FKG UNPRI) Prof DR  Drg Monang Panjaitan menyatakan keberadaan dokter gigi di Sumut masih minim. Menurutnya, perbandingan  dokter gigi di Sumut sekira satu banding duapuluhan.

“Semestinya tidak sejauh itu perbandingannya,” ucap Prof Monang pada seminar Seminar Prima  Dentistry III Dalam Rangka Ulang Tahun ke-2 FKG -UNPRI di Emeral Garden Int’l Hotel Medan.

Prof Monang melihat kebutuhan akan dokter gigi di Sumut pasti akan terus meningkat. Karena  itu, UNPRI akan menjawab persoalan yang dihadapi tersebut, dengan membuka FKG. Dalam hal ini, kata  Prof Monang, pihaknya memnyiapkan tenaga-tenaga pengajar yang berpengalaman dibidangnya. Artinya, FKG  UNPRI menyiapkan dokter-dokter gigi yang unggul untuk mendidik mahasiswanya.

“FKG UNPRI siap menampung siswa lulusan SMA yang memiliki minat untuk menuntut ilmu di FKG,”  ujarnya.   Pada kesempatan sama, Ketua Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia Sumatera Utara  Drg Indra Basya Siregar mengatakan, jumlah dokter gigi di Sumatera Utara (Sumut) secara rasio belum  dikatakan sempurna.

“Sampai saat ini jumlah dokter gigi kita masih kurang. Seharusnya di setiap Puskesmas di  Kabupaten atau pun di Puskesmas pembantu punya seorang dokter gigi,”ujar Indra Basya Siregar  didampingi Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UNPRI Tomi Leonar SH.

Dia menyebutkan, kekurangan dokter gigi ini juga dirasakan oleh daerah-daerah terpencil. Hal  ini, disebabkan masih minimnya fasilitas dan sarana yang disediakan oleh pemerintah. Sehingga,  penempatan dokter gigi hanya sebatas sebagai pelaksana tugas menanti fasilitas yang ada.

Kendati demikian, katanya, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat sudah melakukan upaya dalam  hal pemenuhan kebutuhan dokter gigi tersebut. “Untuk di setiap Puskesmas harus ada satu atau dua  dokter gigi,”tandasnya. Pada kesempatan yang sama, Indra menuturkan, bahwa perbandingan dokter gigi di Sumut itu satu  banding tigaribuan.

Untuk itu, dia berharap keberadaan FKG UNPRI dapat membantu memecahkan persoalan tersebut.  “Kita sangat mengharapkan FKG UNPRI kelak menghasilkan dokter-dokter yang handal dan profesional.  Sehingga, lima tahun sampai sepuluh tahun kedepan FKG UNPRI yang sudah berusia 2 tahun ini dapat  membantu pemerintah memenuhi kebutuhan dokter gigi sebagaimana yang diharapkan.

Dia juga mengharapkan out put FKG UNPRI dapat memenuhi dokter gigi untuk daerah-daerah  terpencil. “Untuk itu, kita sangat mengharapkan UNPRI lebih meningkatkan kualitas lulusannya, dan  mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dibidang kesehatan gigi,”ucapnya.(aje)

You must be logged in to post a comment Login