MEDAN (Berita): Gubsu harus mengambilalih RS Haji Mina menjadi RS milik Pemprovsu, demikian dikatakan anggota DPRD Sumut Muslim Simbolon dalam siaran persnya kemarin di gedung DPRD Sumut.
Hal itu dikatakan Muslim Simbolon menyikapi beberapa permasalahan yang dihadapi oleh RS Haji Mina terkait laporan Rapat Dengar Pendapat (RDP) RS Haji Mina dengan komisi E DPRD Sumut beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui RS Haji Mina dalam sejarah berdirinya merupakan yayasan ummat yang dibanggakan masyarakat Sumatera Utara, dimana ketua yayasannya Gubsu langsung sebagai Ex Officio.
Muslim Simbolon memaparkan, saat ini keberadaan RS Haji Mina semakin tidak jelas status dan keberadaannya, Ini dapat dilihat saat penyampaian RDP, seperti, tidak adanya rapat badan pendiri dan pengurus yayasan dalam mengevaluasi dan memikirkan kelangsungan RS Haji Mina.
Kemudian tidak adanya regenerasi pimpinan pada level top management tidak kurang dari 15 tahun lamanya. RS Haji Mina juga mengalami kesulitan dalam keuangan.
Untuk belanja operasional saja setiap bulannya terkadang hrs menggunakan talangan pinjaman dana sesama pimpinan.”Nah kalau ini di biarkan bisa dipastikan RS Mina hanya tinggal dalam catatan sejarah saja”, tandas politisi PAN tersebut.
Sehingga dengan alasan itulah, saatnya Gubsu mengambilalih RS Haji Mina menjadi milik pemprovsu, untukmempertegas dan memperjelas status kepemilikan RS Haji Mina. Juga guna menyelamatkan kepentingan masyarakat Sumatera Utara melalui dana umat dan dana APBD Pemprovsu yang selama ini diberikan ke RS Haji Mina.
Kemudian Sebagaimana visi misi Gubsu “Rakyat tidak Sakit” perlu di topang dengan fasilitas dan pelayanan rumah sakit yang memadai sebagai rujukan rumah sakit kabupaten kota se-Sumatera Utara. Selain itu sampai saat ini belum ada RS Umum milik pemprovsu. Padahal sekelas Sumatera Utara yang berpenduduk lebih dari 12 juta jiwa namun sampai kini rujukan RS kabupaten/kota masih mengandalkan RS Pringadi milik Pemko Medan dan RS HAM milik pemerintah pusat, kata Muslim Simbolon.
Menurut Muslim Simbolon, Kalau RS Haji Mina ini menjadi milik pemprovsu, maka kedepan rumah sakit haji Mina ini akan lebih baik dengan back-up dana APBD yang lebih maksimal dan RS ini dapat dijadikan sebagai kawah cakradimukanya mewujudkan visi misi Gubsu dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat Sumatera Utara yang lebih baik.(irm)
You must be logged in to post a comment Login