Medan ( Berita ) : Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Effendi Simbolon menilai PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kurang memberikan konstribusi berarti bagi Sumatera Utara, khususnya dalam membantu mengatasi permasalahan kelistrikan di daerah itu.
“Selama 27 tahun operasionalnya, hampir tidak ada konstribusi yang kongkrit dari PT Inalum terhadap daerah,” katanya di Medan, Rabu [17/03].
Pernyataan itu disampaikannya di ruang VIP Bandara Polonia Medan sebelum berangkat untuk melihat kondisi PLTU Labuhan Angin di Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah serta PLTA Asahan II dan PLTA Asahan III di Porsea, Kabupaten Toba Samosir.
Ia mengatakan, selain melihat kondisi kelistrikan di Sumut, Komisi VII juga akan meninjau kondisi PLTA Asahan II yang dimanfaatkan PT Inalum.
Peninjauan itu dilakukan karena pihaknya mendapatkan informasi bahwa perusahaan yang bergerak dalam produksi aluminium itu tidak memberikan manfaat banyak untuk Sumut.
Ia mencontohkan permintaan pasokan 200 MW yang disampaikan Pemprov Sumut untuk memenuhi keterbatasan listrik selama ini yang tidak dapat dipenuhi PT Inalum. “Padahal cadangan listrik PT Inalum mencukupi,” kata politisi dari PDI Perjuangan itu.
Effendi menambahkan, Komisi VII DPR akan membahas informasi dan temuan dalam peninjauan tersebut dengan Pemprov Sumut. Setelah itu, hasil pertemuan tersebut akan dibahwa ke Komisi VII DPR untuk merekomendasikan apakan operasional PT Inalum akan diserahkan kembali kepada konsorsium perusahaan dari Jepang atau diambil alih pemerintah.
“Itu sangat tergantung dari kunjungan kami,” katanya.
Namun, kata dia, jika dilihat dari kemanfaatan dan rasa kebangsaan, tidak tertutup kemungkinan pihaknya merekomendasikan agar pemerintah mengambil alih operasional PT Inalum yang akan berakhir pada 2013.
Pihaknya tidak mengkhawatirkan kemampuan pemerintah dalam memberikan ganti rugi jika operasional PT Inalum diambil alih. “Dana kita banyak, BLT saja sampai Rp200 triliun,” katanya.
Effendi Simbolon juga tidak mengkhawatirkan kemungkinan adanya pertentangan antara anggota Komisi VII DPR jika mengusulkan pengambilalihan PT Inalum. “Tidak perlu khawatir, kita semua punya jiwa nasionalisme,” katanya. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login