Menteri BUMN Surati Menpan Soal Pengurangan Deputi

Jakarta ( Berita ) :  Kementerian BUMN akan menyusutkan jumlah deputi dari enam menjadi lima agar efisien, dan tugas serta wewenang deputi lebih efektif.

“Surat usulan pengurangan deputi sudah kami sampaikan ke  Menpan (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara) untuk mendapat persetujuan,” kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta. Rabu [17/03].

Menurut Mustafa, perombakan struktur organisasi kedeputian agar peranan masing-masing deputi lebih terkategori, yang dilakukan berdasarkan kajian dari tim independen.

“Dari hasil kajian tim independen itu, kita putuskan perombakan struktur kementerian supaya lebih terkategori dan lebih tepat,” ujar Mustafa.

Adapun deputi Kementerian BUMN yang saat ini menjabat adalah Parikesit Suprapto,  Deputi Bidang Usaha Perbankan dan Jasa Keuangan, Muchayat(Deputi Bidang Usaha Jasa Lainnya), Hari Susetyo (Deputi Logistik dan Pariwisata), Agus Pakpahan (Deputi Bidang

Usaha Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbitan).

Selanjutnya, Sahala Lumban Gaol (Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi/PISET), dan  Mahmuddin Yasin Deputi Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi.

Meski ada pengurangan jumlah deputi diutarakan Mustafa, namun untuk staf ahli menteri tidak mengalami perubahan.

Saat ini tiga bidang staf ahli Kementerian BUMN yaitu bidang tata kelola pemerintahan (GCG), bidang investasi dan “corporate, social and responsibility/CSR”, dan bidang hubungan eksternal, serta .

Akan tetapi, Mustafa tidak menyebutkan nama pejabat deputi yang akan diganti.

Sedangkan untuk mempercepat perombakan tersebut, Kementerian meminta seluruh deputi menyelesaikan rapat kerja dengan masing-masing mitra kerja BUMN yang rampung pada April 2010.

Dua alasan perombakan struktur kementerian tersebut yaitu pertama, terkait  program rightsizing (perampingan jumlah) BUMN, dan kedua menyatukan pembinaan sesuai kultur bisnis yang ada.

Sesuai program restrukturisasi BUMN, jumlah perusahaan milik negara pada 2025 ditargetkan menjadi sebanyak 25 perusahaan, atau 87 perusahaan pada 2015, dari saat ini 141 BUMN. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login