Pembenahan Sistem Logistik Butuh 20 Tahun

Jakarta ( Berita ) :  Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, memperkirakan pembenahan sistem logistik di Indonesia akan membutuhkan waktu 20 tahun mengingat faktor geografis Indonesia yang rumit.

“Pembenahan sistem logistik mungkin baru 20 tahun lagi bisa selesai,” katanya saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional Peningkatan Daya Saing dan Kesiapan UKMB menghadapi ACFTA, di Jakarta, Rabu [17/03].

Dia menjelaskan wilayah Indonesia yang terdiri dari belasan ribu pulau menyulitkan untuk membangun sistem logistik yang terintegrasi.

Padahal, masalah logistik telah menekan daya saing produk lokal di pasar domestik. “Contohnya harga jeruk Kalimantan lebih mahal dari pada jeruk impor. Ini belum bicara masalah produktifitas,” ujarnya.

Dalam daftar Global Competitiveness Index (GCI) 2009-2010, Indonesia berada pada ranking 54, sementara China di posisi 29. Sedangkan dalam daftar Logistic Performance Index (2010), Indonesia berada di ranking 75 dan China berada di posisi 27.

Saat ini, pemerintah baru menyelesaikan cetak biru sistem logistik nasional yang akan diterbitkan Peraturan Presidennya dalam Maret ini.

Mendag mengatakan pemerintah telah membentuk tim nasional untuk menyelesaikan masalah daya saing produk lokal.”Sejak tahun lalu pemerintah melakukan koordinasi untuk mengatasi masalah dan  menyelesaikan PR-PR pemerintah. Ada tim di kantor Menko Perekonomian untuk penguatan daya saing, pengamanan pasar dan penguatan ekspor,” tuturnya. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login