Calon Walikota Medan Peride 2010-2015 Nomor Urut 6, DRS H Rahudman Harahap,MM saat menerima keluhan dari para pedagang ikan di Komplek RRI Jalan Sutomo Medan.( Berita Sore/Ist )
* Tegas, Berani Dan Bijaksana
MEDAN (Berita) : Menjelang Pilkada Walikota Medan Periode 2010-2015 yang akan dilaksanakan pada 12 Mei mendatang tampak menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat. Semua masyarakat Kota Medan tengah mempersiapkan siapa yang akan dipilih dan yang pantas menjadi Walikota Medan.
Tentunya, masyarakat Kota Medan menginginkan serta merindukan seorang pemimpin yang tegas, bijaksana dan mampu menjadikan Kota Medan maju dalam infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakatnya.
Setelah sekian lama menunggu Walikota Medan yang baru, berbagai elemen masyarakat berusaha ikut mensukseskan pesta demokrasi yang menentukan maju mundurnya pembangunan di kota terbesar ketiga di Indonesia ini.
Untuk menentukan siapa yang menjadi pilihan kita, kita masih mempunyai waktu untuk memikirkan siapa yang pantas memimpin Kota Medan ini. Karena bila masyarakat kota Medan salah pilih, maka penyesalan yang akan dirasakan menunggu selama lima tahun kedepan.
Dari sekian banyaknya Balon Walikota Medan, rasanya yang sudah tidak asing lagi wajahnya adalah Drs. H. Rahudman Harahap, MM. Dia adalah mantan Pj Walikota Medan yang bertugas di Pemerintahan Kota Medan menggantikan Pj Walikota Medan Drs H Afifuddin Lubis.
Rahudman Harahap menjabat sebagai Pj Walikota Medan dalam lima bulan lalu, sejak 23 Juli 2009. Meskipun dalam waktu yang singkat, namun dia mampu menunjukan kinerjanya dalam berbagai aspek. Apa yang masyarakat harapkan, Rahudman mampu menunjukan totalitasnya sebagai Pj Walikota Medan.
Kita sudah mempunyai bukti apa yang telah dilakukannya selama ini, seperti sebagian jalan-jalan protokol yang kini bersih tanpa ada tumpukan sampah sedikitpun, jalan-jalan yang rusak kembali diaspal, pedagang kaki lima yang berjualan ditrotoar yang mengakibatkan jalan-jalan di Kota Medan macet, kini sudah ditertibkan dan akan direlokasikan penjualannya ke tempat lain, kemudian dilakukan pendataan sekaligus pembangun infrastruktur ketempat lain kelak dia kembali diberi kepercayaan oleh masyarakat untuk membangun Kota Medan yang aman, tertib dan sejahtera.
Ingin tahu sosok Drs H Rahudman seperti apa..? dan darimana ia memulai karirnya…?
Namanya Rahudman Harahap, Kelahiran Gunung Tua tepatnya 21 Januari 1959. Sejak kecil dia memiliki hobby yang belum tentu dimiliki anak seusianya yaitu belajar menimba ilmu.
Baginya ilmu merupakan dasar untuk menjadi orang yang sukses dalam berbagai usaha baik karir ataupun pekerjaan, sebab tanpa didasari ilmu pendidikan maka akan mempersulit diri untuk meraih apa yang akan dicita-citakan.
Anak ke tiga dari lima bersaudara ini merupakan satu-satunya laki-laki pasangan Alm H Tongko Imom Harahap dan Almh. Hj Tonggol Siregar. Tahun 1971 ia menamatkan Sekolah Dasarnya di SD Negeri Padang Sidempuan, tahun 1974 ia melanjutkan ketingkat pertama di SMP Negeri Padang Sidempuan dan menyelesaikan pendidikannya di SMA Negeri Padang Sidempuan pada jurusan Ilmu Pengetahuan Alam.
Tidak hanya sampai disitu, Tahun 1989 Rahudman menjadi mahasiswa di IIP Jakarta, disana ia mengambil jurusan Tata Praja, maka sarjananya yang diperoleh adalah Drs Rahudman, yang kini melekat pada namanya. Karena sangat mementingkan pendidikan dalam berkarir dan kehidupan, Rahudman tidak berhenti sampai disitu.
Dalam hidupnya, tertuang prinsip dimana ilmu itu harus dikejar dari mulai ayunan sampai keliang lahat. Tahun 2003, dia melanjutkan pasca sarjananya di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), jurusan yang diambilnya Magister Management. Dan gelarnya itu juga melekat dibelakang namanya menjadi Drs H Rahudman Harahap, MM.
Memasuki dunia birokrat dimulainya pada tahun 1981 dengan golongan II/a dengan pangkat Pengatur Muda, tepat 1 Oktober 1985 golongannya naik jadi II/b dengan pangkat yang sama namun posisinya di Tingkat I , dari tahun ke tahun golongan yang diperolehnya terus meningkat, tahun 1990 dia memiliki pangkat Penata Muda pada golongan III/a dan tahun 1992 pangkat yang sama juga diperolehnya di TK I pada golongan III/b.
01 Oktober 1994 menjadi golongan III/c dengan pangkat Penata, empat tahun kemudian menjadi golongan III/d dengan pangkat Penata TK I, 01 April 2001 menjadi golongan IV/a dengan pangkat Pembina.
Ditahun yang sama, ia kembali naik golongan menjadi IV/b dengan pangkat Pembina TK I serta pada tanggal 1 Oktober 2001 menjadi golongan IV/c dengan pangkat Pembina Utama Muda kemudian pada 01 April 2008 menjadi golongan IV/d dengan pangkat Pembina Muda Madya.
Rahudman yang dikenal ramah ini pada Eselon V A pernah menduduki jabatan sebagai Sekwilcam Siantar Barat di Pematang Siantar, hanya beberapa bulan saja dirinya diangkat menjadi Camat di Kecamatan tersebut dengan Eselon IV A.
Tahun 1997, Rahudman menjabat sebagai KADIS Pasar Kota Pematang Siantar dengan Eselon III A. Ditahun yang sama jabatan Rahudman menjadi Pj Kepala Dinas Pasar Kodya Daerah Tingkat (DATI II) Pematang Siantar dengan eselon III B
Setelah beberapa tahun berkarir di Pematang Siantar, Rahudman kembali memulai karirnya di Tapsel sebagai Pejabat Kepala Dinas pendapatan Tapsel pada tahun 1999 dengan Eselon III A Dan pada tahun 2001, dia menjabat Sekda Tapsel.
Melihat kinerjanya yang baik dan sempurna, kemudian Rahudman ditarik bertugas dikantor Gubernur Sumatera Utara. Dikantor Gubernur Sumatera Utara tepatnya tahun 2008 dengan Eselon II A, Rahudman menduduki jabatan Asisten Pembinaan Hukum dan Sosial di Sekretariat Daerah (SETDA) Provinsi Sumatera Utara. Dan tahun berikutnya, di menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum dan Aset Setda Provsu.
Dan disinilah, Rahudman menunjukan totalitas kerjanya. Dengan predikat yang baik, Rahudman diberi kepercayaan oleh Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin, SE menjabat sebagai Pj Walikota Medan menggantikan Drs H Afifuddin Lubis, yang sudah habis masa kerjanya. Tanpa berpikir panjang, Rahudman menjawab dan menerima tugas tersebut.
Penataan Kota Medan yang sempat semraut dan tidak terurus, dengan jabatan yang telah diamanahkan pada Rahudman, dijawab Rahudman dengan kerja keras yakni mengembalikan Kota Medan seperti dahulu kala, Kota Medan yang bersih, indah, nyaman dan sejuk. Berbagai sudut Kota Medan yang tinggal diperkotaan maupun dipinggiran Kota Medan, tersentuh oleh tangan Rahudman. Penataan kota diperbaiki dengan begitu sempurna.
Sebagai Pj Walikota Medan, Rahudman mampu menerobos pembangunan Kota Medan yang sempat tertinggal. Menjadikan Kota Medan bersih, indah, rapi, aman, tertib dan sejahtera serta kota yang religius menarik perhatian masyarakat Kota Medan.
Masyarakat Kota Medan menilai Rahudman sebagai Walikota Medan yang pemberani, tegas dan bijaksana. Bagaimana tidak, meski jabatan yang diembani Rahudman sangat singkat, namun perubahan-perubahan yang dilakukannya untuk Kota Medan menunjukan kepuasan di hati masyarakat.
Melakukan perubahan Kota Medan, tidak segampang membalikkan telapak tangan. Semua membutuhkan kerjasama yang baik dan kesadaran masyarakat akan perubahan yang diinginkan. Karena dalam mewujudkan hal-hal tersebut, benturan-benturan kecil kerap terjadi menghadang Rahudman.
Namun hal itu tidak menghambat program kerjanya untuk mewujudkan Kota Medan sesuai keinginan masyarakat Kota Medan. Sikap siap bekerja melayani masyarakat Kota Medan, menjadikan Rahudman sebagai sosok yang peduli terhadap pembangunan dan kehidupan Kota Medan kelak. Rahudman juga terus berupaya menciptakan Kota Medan yang kondusif, menjaga keharmonisan tanpa membedakan suku, agama maupun ras.
Rahudman juga bertindak tegas terhadap bawahan maupun stafnya di Pemko Medan. Jika staf maupun bawahannya melakukan kesalahan yang tidak sesuai prosedur dan perundang-undangan, maka Rahudman memberikan sangsi terhadap staf tersebut. Oleh sebab itu, para stafnya juga menyukai sosok Rahudman yang tegas dan bijaksana.
Sikapnya tegas yang dimiliki Rahudman ternyata tidak hanya dipekerjaan saja. Namun ketegasan itu juga dilakukan terhadap keluarganya dirumah.
Suami dari Yusra Siregar kelahiran 14 Maret 1961 itu memiliki putra putri Dedi Jamin Putra Harahap SSTP. MSP (Pria) kelahiran 07 Oktober 1981, Linda Mora Harahap SSTP (Wanita) kelahiran 02 November 1983, Roby Gusman Harahap (Pria) kelahiran 04 Agustus 1986, Ahmad Taufiq Azizi (Pria) kelahiran 04 Agustus 1994 dan sibungsu Dinda Rahayu Harahap kelahiran tahun 2005
Melihat dan menilai dari awal karir hingga berbagai jabatan sekaligus pengalaman Rahudman menjadi pilihan kita untuk menjadi Walikota Medan Periode 2010-2015 mendatang.
Dengan segudang pengalaman dan ketegasan dalam bertugas mampu menjadikannya seorang Walikota Medan yang kelak membangun Kota Medan seperti yang diharapkan masyarakat Kota Medan yakni suasana kondusif, aman, dan sejahtera. Mohon doa restu masyarakat Kota Medan untuk meneruskan program kerja Pemerintah Kota Medan.Drs Rahudman Harahap,MM dan Drs HT Dzulmi Eldin,Msi Nomor Urut 6 dengan semboyan TERUSKAN..!!!( Yenni Artika)
You must be logged in to post a comment Login