Pemerintah Siapkan Rp150 Miliar Perluasan Lahan Padi

Medan, ( Berita ) :  Pemerintah tahun ini menyiapkan dana sekitar Rp150 miliar untuk perluasan areal tanaman padi seluas 18.000 hektare untuk menekan ancaman krisis pangan.

“Perluasan areal tanaman padi itu antara lain dilakukan di Papua, Kalimantan, Maluku dan termasuk di sejumlah provinsi yang selama ini  menjadi sentra produksi padi seperti Sumut,” kata  Dirjen Pengelolaan Lahan dan Air Ditjen Pengelolan Lahan dan Air, Deptan, Hilman Manan, di Medan, Rabu [17/03] malam.

Dia berbicara sebelum membuka acara Rapat Teknis dan Pengelolan Anggaran Wilayah Barat Ditjen Pengelolan Lahan dan Air. Meski dana yang dianggarkan masih hanya untuk 18.000 hektare tetapi Kementerian Pertanian mengharapkan bisa memperluas areal tanaman padi itu tahun ini hingga seluas 50.000 hektare.

Kini areal tanaman padi nasional berkisar 7,2 juta hektare di mana hasilnya sebagian sudah di ekspor meski untuk jenis premium.

“Perluasan areal padi sangat penting untuk menekan ancaman krisis pangan menyusul kian banyaknya kebutuhan, meski diakui sulit dilakukan mengingat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi termasuk peningkatan pembangunan dan dampak negatifnya antara lain lahan yang tersedia semakin sedikit,” katanya.

Menyadari kesulitan mendapatkan lahan, maka selain berupaya tetap bisa melakukan perluasan areal tanaman padi, juga diupayakan dengan menjaga terjadinya alih fungsi lahan, meningkatkan produktivitas tanaman dan menggalakkan program konsumsi non beras ke rakyat.

Tahun ini misalnya, rata-rata produktivitas tanaman padi nasional ditargetkan bisa mencapai 5,1 ton per hektare dari tahun 2009 yang masih sebesar 4,95 ton per hektare.

Sementara untuk menghindari alih fungsi lahan, pemerintah sudah mengeluarkan UU No 41 tahun 2009 tentang Perlidungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang diharapkan dipatuhi oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Gubernur Sumut, Syamsul Arifin, mengatakan, Sumut tahun ini menargetkan produksi padi (gabah kering giling) mencapai 3.577.134 ton atau naik 88.050 ton dari tahun lalu yang masih 3.489.048 ton.

“Sumut akan berupaya mempertahankan bahkan memperluas areal sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman padi mengingat kebutuhan pangan semakin meningkat,” katanya.

Meski sudah surplus beras sebanyak 420.620 ton pada tahun 2009, Pemerintah Provinsi Sumut terus berupaya meningkatkan produksi beras agar bisa tetap memenuhi kebutuhan daerah yang terus meningkat sekaligus ikut menjaga ketahanan pangan nasional. ( ant )

You must be logged in to post a comment Login