MEDAN (Berita) : Hanya 10 Persen Desa/Kelurahan di Sumut yang memiliki Perpustakaan. Artinya sebanyak 5.856 desa/kelurahan hanya terdapat 555 desa/kelurahan di Sumut yang memiliki perpustakaan desa/kelurahan.
Untuk itu tahun ini direncanakan akan dikembangkan lagi 100 perpustakaan desa/kelurahan untuk 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Hal itu diungkapkan Plt Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Sumut Drs Chandra Silalahi MSi, kepada wartawan, Rabu (28/04), pada pembinaan perpustakaan desa/kelurahan yang dilaksanakan disalah satu hotel di Medan.
Menurutnya, pengembangan perpustakaan desa/kelurahan di Sumut merupakan kebijakan prioritas Pemprovsu terhadap komitmen Gubsu H Syamsul Arifin SE agar rakyat tidak bodoh dan punya masa depan.
Komitmen Gubsu itu akan dapat diwujudkan dalam lima tahun ini apabila masyarakat mau belajar melalui pemanfaatan perpustakaan sebagai tempat menulis, membaca, meneliti dan berdiskusi sehingga masyarakat memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan.
Apabila masyarakat punya ilmu pengetahuan dan keterampilan dan mau melaksanakannya maka diharapkan masyarakat akan semakin bertaqwa, masyarakat akan sehat, masyarakat akan pintar, masyarakat akan punya pendapatan yang baik dan berarti masyarakat punya masa depan.
Berdasarkan pemikiran itu maka BPAD Sumut harus mengembangkan perpustakaan sampai ke desa dan kelurahan sebagai sarana menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Sehingga melalui perpustakaan desa/kelurahan masyarakat akan lebih cepat mendapatkan informasi dan buku-buku yang tersedia.
“Kita berharap melalui pembinaan perpustakaan desa/kelurahan ini para kepala desa/kelurahan dan peserta yang hadir dapat meluangkan waktunya dan memulai mempersiapkan perpustakaan desa/kelurahan di tempatnya masing-masing,” ujarnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut Hj Fatimah Habibie Syamsul Arifin ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan, masyarakat di Sumut berjumlah 13 juta jiwa dengan 417 kecamatan dan 5.856 desa/kelurahan perlu didorong terus minat baca masyarakatnya.
Sejak dicanangkan gerakan PKK mengembangkan perpustakaan desa/kelurahan tahun 2007 lalu, maka kepada anggota tim penggerak PKK desa/kelurahan diharapkan mampu mengelola perpustakaan desa/kelurahan di Sumut.
Wujud nyata yang dilakukan oleh tim penggerak PKK bekerjasama dengan BPAD Sumut telah melakukan MoU dengan kabupaten/kota untuk mensosialisasikan minat baca dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di setiap desa/kelurahan dalam rangka mendukung program pembangunan di Sumut.
Ketua Panitia Jojor Sitorus S.Sos MSi melaporkan kegiatan ini diikuti 100 orang peserta terdiri dari 84 orang kepala desa/lurah dari 16 kabupaten/kota dan 16 kepala perpustakaan kabupaten/kota. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pembinaan perpustakaan desa/kelurahan dalam rangka pengembangan budaya minat baca. (don)
You must be logged in to post a comment Login