Tujuh Pelaku Tindak Pidan Terjaring Ops Cipta Kondisi

MEDAN (Berita): Selama dua hari melakukan Operasi Cipta Kondisi, petugas Reskrim Polsekta Percut Seituan meringkus tujuh tersangka tindak pidana, seorang diantaranya wanita pelaku makelar kasus. Selain itu juga polisi menyita 58 bungkus ganja kering, satu Hp, satu sepeda motor dan sepucuk senjata api jenis FN.

Menurut Kapolsekta Percut Seituan AKP Jhosua Tampubolon, Kamis (10/06), ketujuh tersangka masing-masing JFS, 28, warga Jalan Bhayangkara Kel. Indrakasih, Kec. Medan Tembung, DI alias koko, 34, warga Jalan Selamat Ketaren Gang Melinjo, Kel. Bandarselamat, Kec. Medan Tembung, Sur alias Adek, 40, warga Jalan Mongonsidi, Kec. Medan Tembung.

Selanjutnya, tersangka JHS, 33, warga Jalan Madiosantoso Gang Selamat, Medan Timur, JS, 15, warga Jalan Pardomuannauli Desa Cinta Dame, Kec. Percut Seituan, YFH, 23, warga Jalan  Pendidikan Gang Keluarga, Desa Bandarklippa dan DP, 22, warga Jalan Pendidikan Gang Keluarga Pasar II, Desa Bandarkhalifah.

Tersangka JFS ditangkap, Rabu (9/6), karena menjambret Susanti, 28, warga Jalan Tuasan Medan Tembung. Tersangka DI alias Koko ditangkap di Jalan Selamat Ketaren karena memiliki sebungkus daun ganja kering.

Sedangkan DP ditangkap di Jalan Puskesmas Desa Bandarkhalifah, ketika sedang menunggu calon pembeli daun ganja kering. Dari tersangka disita 58 amplop berisi daun ganja kering.  Tersangka YFH ditangkap baru membeli dua amplop ganja. Tersangka JS, siswa Kelas III SMP swasta, ditangkap karena mencabuli bocah perempuan berusia 2 tahun.

Selain itu, tambah AKP Jhosua Tampubolon, Sur alias Adek (ibu rumah tangga) ditangkap karena sebagai makelar kasus pengurusan judi toto gelap. “Sur yang menerima uang Rp4.500.000 diadukan keluarga tersangka togel dalam kasus penipuan,” katanya.

Sementara, sepucuk senjata api tanpa magazen itu diamankan atas laporan Zakaria Bangun SE, 42, warga Jalan Rajawali I Perumnas Mandala, Kec. Percut Seituan. Dia menemukan Senpi jenis FN itu di samping rumah makan yang dikelolanya. “Pemilik senjata api tersebut masih dalam penyelidikan,” sebut AKP Jhosua Tampubolon.

Dijelaskan Jhosua Tampubolon, ketujuh tersangka tersebut ditangkap selama Operasi Cipta Kondisi sesuai instruksi Kapoltabes MS Kombes Drs Imam Margono. “Ketujuh pelaku tindak pidana tersebut kini masih menjalani pemeriksaan intensif,” jelasnya.(att)

631 Meninggal Korban Lakalantas

MEDAN (Berita): Dirlantas Poldasu, Kombes Drs Royke Lumowa, merasa prihatin terhadap banyaknya kasus kecelakaan lalulintas jalan raya di Sumatera Utara. Priode Januari hingga akhir Mei 2010 tercatat ada 1160 kasus lakalantas dengan korban meninggal dunia 631 orang.

“Selain 631 orang meninggal dunia, yang menderita luka berat 823 orang dan luka ringan 859 orang sedangkan kerugian materil mencapai Rp 6,1 M,” tegas Dirlantas Poldasu melalui Wadir Lantas AKBP Drs R Heru Prakoso saat membuka kegiatan Cerdas Cermat Antar SMA Tingkat Sumatera Utara yang diadakan oleh Ditlantas Poldasu di aula Tribrata SPN Sampali, kemarin.

Menurut Heru Prakoso, untuk menekan angka lakalantas tersebut, yakni dengan cara meningkatkan disiplin dan tertib berlalulintas di jalan raya. Lomba Cerdas Cermat antar SMA ini merupakan program Quick Wins Polda Sumut dan juga sebagai

implementasi kegiatan Ditlantas dalam rangka menurunkan angka kecelakaan lalulintas, sekaligus mensosialisasikan UU RI No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ yang telah diundangkan sejak 22 juni 2009 lalu serta memeriahkan HUT bhayangkara ke-64.

Cerdas Cermat tersebut diikuti 23 regu  dengan materi lomba mengenai pengetahuan tentang lalulintas. Setiap regu merupakan utusan terbaik dari setiap kabupaten/kota se Sumatera Utara. Tampil sebagai  Juara I SMA Negeri Matauli Pandan Tapteng dengan meraih nilai 800, juara II diraih SMA Negeri I Kec Angkola Selatan, Tapanuli Selatan dan juara III diraih SMK

Al Washliyah Simalungun dengan nilai 500.

Tim Cerdas Cermat SMA Negeri Matauli Pandan diwakili Abdul Hafizh Asri, Desy Aryani dan Halimah Riana Nasution. SMA Negeri I Angkola Selatan diwakili Elmi Sari Siregar, Fitri Adelina Sihombing dan Kafifah Indriani. SMK Al-Washliyah Simalungun diwakili Agus Sani, Wahyu Ningsih dan Damanik Citra.

Dalam rangka memeriahkan Hut Bhayangkara Ke-64 juga sebelumya sejak 1-4 Juni bertempat di lapangan Bola Volli Mapolda Sumut telah dilaksanakan pertandingan Bola volli yang diikuti oleh 23 Team Berasal dari Satwil dan Satker Jajaran Polda Sumut. Dalam Pertandingan final keluar sebai Juara team volly Poltabes yang berhasil mengalahkan team volli ball Dit Lantas

Poldasu dengan skor 3-2. Sedangkan juara runner up Team volly  Polres Tapteng berhasil mengalahkan Team volly  Polres Langkat dengan skor 3-2. Juara I Volly  maupun juara I Cerdas Cermat akan diberangkatkan ke Jakarta dalam rangka mengikuti pertandingan Tingkat Nasional.(att)

You must be logged in to post a comment Login